Gresik – Komunitas Wartawan Gresik memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan menggelar tasyakuran dan Khotmil Quran di Balai Kantor Komunitas Wartawan Gresik, Senin (9/2/2026). Mengusung tema “Peran Pers Terus Tumbuh Wujudkan Gresik Lebih Maju”, kegiatan ini sekaligus menandai perubahan nama organisasi menjadi Komunitas Wartawan Grisse (KWGe).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Gresik. Tampak hadir Sekretaris Daerah Gresik Ahmad Washil Miftahul Rahman, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari, jajaran kepala perangkat daerah, direksi BUMD, serta perwakilan perusahaan mitra seperti SIG, Wilmar Nabati Indonesia, PT BKMS JIIPE, dan lembaga sosial Nurul Hayat.
Ketua KWGe Miftahul Arif dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan HPN 2026. Ia menegaskan bahwa perubahan nama dari Komunitas Wartawan Gresik menjadi Komunitas Wartawan Grisse merupakan simbol semangat baru dalam memperkuat peran pers di daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung. Momentum HPN ini juga menjadi penanda transformasi kami menjadi Komunitas Wartawan Grisse (KWGe), dengan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi Gresik,” ujar Miftah.
Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2026 Agus Salim Lutfi menjelaskan bahwa rangkaian tasyakuran dan khotmil Quran merupakan tradisi yang rutin digelar setiap peringatan Hari Pers Nasional.
“Selain tasyakuran dan khotmil Quran, kami juga melakukan ziarah ke makam rekan-rekan wartawan yang telah mendahului. Ini menjadi agenda pembuka sebelum rangkaian kegiatan sosial lainnya, seperti cek kesehatan gratis dan puncak acara potong tumpeng nasi krawu,” jelas Agus.
Sekretaris Daerah Gresik Ahmad Washil Miftahul Rahman mengapresiasi peran pers yang selama ini turut menjaga iklim informasi yang sehat dan konstruktif di Gresik. Ia berharap insan pers terus menjaga objektivitas dan profesionalisme.
“Kami berharap insan pers di Gresik semakin bersahaja, objektif, dan bertanggung jawab. Pemkab Gresik juga berkomitmen mendukung program prioritas pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat,” ungkap Washil.
Ia menambahkan, realisasi belanja pembangunan daerah saat ini telah mencapai sekitar 70 persen dan diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk insan pers.
Senada, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menekankan pentingnya sinergi antara pers dan aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Teruslah menyebarkan berita yang baik, mendidik, dan menyejukkan masyarakat. Sinergi ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Gresik,” tuturnya.






