OASE Baznas Gresik, 300 Anak Yatim Rasakan Hangatnya Belanja Lebaran Bersama Bupati

Sambut Hari Raya Idul Fitri 300 anak yatim di Kabupaten Gresik melalui program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) terima zakat yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, Minggu (1/3/2026).
Sambut Hari Raya Idul Fitri 300 anak yatim di Kabupaten Gresik melalui program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) terima zakat yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, Minggu (1/3/2026).

Gresik – Sebanyak 300 anak yatim di Kabupaten Gresik merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul Fitri melalui program OASE (Orang Tua Asuh Sehari) yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, Minggu (1/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di pusat perbelanjaan Mal Gresik tersebut dibuka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemerintah Kabupaten Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539.

Dalam sambutannya, Bupati Yani menyampaikan apresiasi atas sinergi Baznas Provinsi Jawa Timur, Baznas Kabupaten Gresik, serta UPZ Baznas Petrokimia Gresik yang konsisten menghadirkan program sosial penuh makna, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Program OASE ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada anak-anak yatim. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kita ingin memastikan mereka juga merasakan kebahagiaan menyambut Hari Raya Idul Fitri,” ujar Yani.

Melalui program tersebut, setiap anak menerima voucher belanja senilai Rp500 ribu untuk membeli baju Lebaran maupun kebutuhan lain sesuai pilihan masing-masing. Konsep “Orang Tua Asuh Sehari” memungkinkan para donatur dan muzakki mendampingi langsung anak-anak saat berbelanja, menciptakan kedekatan emosional yang hangat dan penuh kebersamaan.

Menurut Yani, kegiatan ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan upaya membangun budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Ia pun menargetkan jumlah penerima manfaat terus meningkat pada tahun mendatang.

“Ini sudah berjalan tiga tahun. Kami targetkan tahun depan bisa bertambah menjadi 500 anak yatim,” ungkapnya optimistis.

Program OASE menjadi salah satu bentuk konkret optimalisasi dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran serta berdampak langsung pada kebahagiaan mustahik, khususnya anak-anak yatim di Kabupaten Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *