Dorong Daya Saing SDM Konstruksi, SIG Cetak 500 Ahli Bangunan Bersertifikat dan Raih Rekor MURI

Peserta pelatihan saat sesi praktik kerapihan menyusun bata merah di Bakorwil Malang, Kota Malang Jawa Timur, pada Minggu (1/2/2026).
Peserta pelatihan saat sesi praktik kerapihan menyusun bata merah di Bakorwil Malang, Kota Malang Jawa Timur, pada Minggu (1/2/2026).

Gresik – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) terus menjadi fokus pemerintah untuk memperkuat daya saing dan mendorong kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan visi tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkolaborasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menggelar Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan.

Program yang diikuti 500 peserta ini diselenggarakan serentak pada Minggu (1/2/2026) di lima kabupaten/kota, yakni Kabupaten Bogor (Jawa Barat), Kota Palembang (Sumatra Selatan), Kota Bengkulu (Bengkulu), Kota Malang (Jawa Timur), dan Kota Kendari (Sulawesi Tenggara). Atas penyelenggaraan serentak di wilayah terbanyak, SIG berhasil meraih Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Tak berhenti di lima daerah, SIG menargetkan program ini akan digelar di lebih dari 100 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 5.000 ahli bangunan.

Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, peserta dibekali pengetahuan dasar seputar material semen dan beton, prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), metode konstruksi yang efektif dan efisien, serta pengenalan produk SIG. Pelatihan juga dilengkapi praktik pemasangan material hingga plesteran, sementara sertifikasi dilakukan melalui wawancara dan uji keterampilan langsung di lapangan.

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti konsistensi SIG dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas SDM konstruksi.

“Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan merupakan wujud nyata semangat Bangga Bangun Indonesia. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusianya agar lebih terampil, profesional, dan bersertifikat,” ujar Dicky.

Sebagai holding company yang menaungi berbagai merek semen nasional seperti Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, dan Semen Baturaja, SIG memandang ahli bangunan sebagai mitra strategis dalam ekosistem bisnis perusahaan.

“Ahli bangunan memiliki peran penting dalam mewujudkan bangunan yang kokoh dan berkelanjutan. Selain keterampilan teknis, aspek K3 menjadi hal yang tidak terpisahkan untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan proyek. Momentum Bulan K3 Nasional 2026 kami manfaatkan untuk menguatkan kesadaran tersebut,” tambahnya.

Dicky juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian Rekor MURI yang diraih dalam program ini. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan SIG untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi para mitra, khususnya ahli bangunan.

Dalam rangkaian kegiatan ini, SIG turut memperkenalkan aplikasi Jago Bangunan, yang menandai peluncuran resmi Akademi Jago Bangunan SIG. Aplikasi tersebut menjadi wadah peningkatan kompetensi ahli bangunan agar adaptif terhadap perkembangan teknologi konstruksi.

Melalui aplikasi Jago Bangunan, peserta dapat bergabung dalam Komunitas Jago Bangunan SIG dan menikmati berbagai manfaat, mulai dari akses e-learning (video dan e-book), katalog produk SIG, fitur komunitas, layanan konsultasi teknis, perhitungan Rencana Anggaran Bangunan (RAB), hingga kuis berhadiah. Hingga kini, jumlah anggota komunitas ini telah mencapai 14.941 orang.

Salah satu peserta pelatihan di Malang, Edi Purwanto (63), mengaku antusias mengikuti program tersebut. Meski telah lebih dari 30 tahun berkecimpung di dunia konstruksi, ia menilai pelatihan dan sertifikasi ini penting untuk memperbarui pengetahuan.

“Ini pertama kali saya ikut pelatihan seperti ini. Sekarang bahan dan metode kerja terus berkembang. Dari sini saya jadi lebih paham material yang baik dan cara penggunaannya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *