Bupati Gresik: Pers Harus Beradaptasi dengan AI dan Hadirkan Informasi yang Berdampak

Bupati saat menghadiri Giri Pancasuar Awards 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik di Hotel Aston Gresik, Rabu (5/8/2026).
Bupati saat menghadiri Giri Pancasuar Awards 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik di Hotel Aston Gresik, Rabu (5/8/2026).

Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak insan pers untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), serta perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Menurutnya, media tidak cukup hanya menyampaikan berita, tetapi juga harus mampu menghadirkan informasi yang memberikan dampak dan manfaat bagi publik.

Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri Giri Pancasuar Awards 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik di Hotel Aston Gresik, Rabu (5/8/2026). Acara itu turut dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Menurut Bupati Yani, perkembangan AI telah mengubah lanskap informasi sehingga masyarakat semakin sulit membedakan konten digital dengan informasi yang benar-benar faktual. Kondisi tersebut menuntut media untuk memperkuat fungsi verifikasi sekaligus meningkatkan kualitas jurnalisme.

“Digitalisasi merupakan tantangan yang luar biasa, termasuk kemajuan teknologi AI. Hari ini masyarakat bisa melihat produk digital yang perbedaannya sangat kecil dengan yang asli. Karena itu, teman-teman media tidak bisa lagi seperti dua atau tiga tahun lalu. Cara konvensional dalam pemberitaan harus direviu kembali,” ujarnya.

Ia menegaskan, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar informasi yang diterima publik tetap akurat, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah membutuhkan peran media sebagai kanal komunikasi dan jembatan kepada masyarakat. Tidak hanya pemerintah, industri yang ada di Kabupaten Gresik juga membutuhkan komunikasi yang baik kepada masyarakat,” katanya.

Bupati juga mendorong media untuk lebih menonjolkan dampak dari setiap program pembangunan yang diberitakan, seperti program penanganan stunting maupun berbagai kegiatan sosial perusahaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Itulah yang saya maksud sebagai jembatan komunikasi publik,” jelasnya.

Menurut Yani, insan pers harus terus belajar dan meningkatkan kapasitas agar mampu mengikuti perubahan zaman serta memahami perilaku masyarakat dalam mengakses informasi melalui berbagai platform digital.

“Kita yang harus menyesuaikan dan beradaptasi dengan kondisi sekarang. Kalau dulu kita menulis berita tetapi tidak ada yang membaca, sekarang kita harus melihat bagaimana keberadaan kita benar-benar memberikan dampak dan manfaat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada para penerima Giri Pancasuar Awards 2026 yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan masyarakat Kabupaten Gresik.

Penghargaan diberikan kepada Irene Yandri Sandrika sebagai Pelopor Inovasi Bisnis dan Ekonomi Kreatif, Alfan Wahyuddin sebagai Tokoh Penggerak Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, Nila Yani Hardiyanti sebagai Tokoh Penggerak UMKM Gresik, Ramli Collection sebagai Penggerak Industri Kreatif dan Fashion Lokal, serta PT Dharma Graha Utama sebagai Pelopor Usaha dan Pariwisata Gresik.

Selain itu, PWI Gresik juga memberikan apresiasi kepada sejumlah instansi dan perusahaan, yakni Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Gresik, PT Petrokimia Gresik, PT Cargill Cocoa & Chocolate Gresik, PT Smelting, serta RS Wates Husada atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi daerah. Ia juga menilai pers memiliki peran penting menjembatani kolaborasi antara UMKM dan perusahaan besar agar pelaku usaha lokal dapat masuk ke dalam rantai pasok industri.

“Bagaimana kemudian ekonomi kerakyatan, ekonomi UMKM ini bisa menjadi penyangga dan menjadi vendor bagi usaha-usaha korporasi besar,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Gresik Deni Ali Setiono mengatakan Giri Pancasuar Awards merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh, pelaku usaha, maupun lembaga yang telah memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *