Jakarta – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), meraih Gold Winner Kategori Program Media Relations Terbaik pada ajang Media Relations Award 2026 yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS). Penghargaan tersebut diraih melalui program Petrokimia Gresik Media Award (PMA) yang dinilai berhasil membangun hubungan media secara terbuka, profesional, dan berkelanjutan.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam memperkuat kemitraan dengan media sebagai jembatan penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan komprehensif kepada masyarakat.
“Media memiliki peran penting dalam menjembatani informasi antara perusahaan dan masyarakat. Karena itu, kami tidak hanya menyediakan informasi, tetapi juga membuka ruang dialog dan pembelajaran bersama agar berbagai isu strategis dapat dipahami secara lebih utuh,” ujar Daconi.
Menurutnya, Petrokimia Gresik Media Award (PMA) tidak hanya menjadi ajang kompetisi karya jurnalistik, tetapi juga dikembangkan sebagai sarana edukasi, interaksi, dan pembelajaran bagi insan media. Program yang digelar setiap caturwulan ini melibatkan para jurnalis yang bertugas di Kabupaten Gresik.
Melalui PMA, wartawan memperoleh kesempatan memperdalam pemahaman mengenai industri pupuk, proses bisnis perusahaan, kebijakan pupuk bersubsidi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), aspek lingkungan, keberlanjutan, hingga isu ketahanan pangan.
Berbagai kegiatan dalam PMA dikemas secara interaktif melalui sharing session, diskusi tematik, kuis edukatif, simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), simulasi penanganan kebakaran, hingga praktik pertolongan pertama dan resusitasi jantung paru (CPR). Pendekatan tersebut menggabungkan edukasi, keterlibatan peserta, dan pengalaman langsung dalam satu program media relations.
“Pemahaman yang utuh terhadap suatu isu akan membantu media menyampaikan informasi kepada masyarakat secara semakin akurat dan berimbang. Hal ini penting, terutama untuk isu strategis seperti pupuk bersubsidi, lingkungan, keselamatan kerja, dan ketahanan pangan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” jelas Daconi.
PMA juga menjadi wadah apresiasi bagi karya jurnalistik media online, media cetak, dan televisi melalui sejumlah kategori, mulai dari Karya Jurnalistik Terbanyak, Karya Jurnalistik Terbaik, hingga Karya Non-rilis Terbaik. Kategori terakhir mendorong jurnalis menggali informasi secara lebih mendalam di luar materi siaran pers perusahaan, termasuk mengenai inovasi, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), keberlanjutan, serta kontribusi Petrokimia Gresik bagi masyarakat.
Sepanjang 2025, program PMA melibatkan 78 wartawan dan mencatat tingkat kepuasan serta pemahaman peserta mencapai 88,76 persen. Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kualitas hubungan sekaligus pemahaman media terhadap industri pupuk dan aktivitas perusahaan.
Media Relations Award 2026 sendiri merupakan ajang apresiasi SPS bagi korporasi, institusi, dan perguruan tinggi yang dinilai berhasil menjalankan program media relations secara berkualitas dan bertanggung jawab. Tahun ini, kompetisi diikuti 186 karya dari 52 korporasi, institusi, dan perguruan tinggi.
Petrokimia Gresik meraih penghargaan melalui karya bertajuk “Beyond Exposure: Program Petrokimia Gresik Media Award (PMA)”, yang mengedepankan pendekatan media relations berbasis kemitraan strategis melalui edukasi, keterlibatan, dan pengalaman langsung.
“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi perusahaan. Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus memperluas ruang dialog, memperkuat keterbukaan informasi, dan mendukung media dalam menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Daconi.






