Gresik – Pemerintah Desa (Pemdes) Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, menuntaskan pembangunan lanjutan satu unit kios pasar desa beserta pavingisasi dengan volume 20 meter x 15,6 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp151.857.000, yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2025.
Kepala Desa Tambak Beras, Wahyudi, menjelaskan bahwa seluruh proses pembangunan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Proyek ini dikerjakan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa tanpa melibatkan kontraktor maupun sistem borongan.
“Pekerjaan pembangunan satu unit kios pasar dan pavingisasi ini murni dilaksanakan oleh TPK bersama tukang dan pembantu tukang desa. Tidak ada pihak ketiga, dan tidak menggunakan sistem swadaya masyarakat,” tegas Wahyudi.
Ia menampik anggapan yang menyebut proyek tersebut menyimpang dari aturan. Menurutnya, seluruh tahapan telah melalui proses yang transparan dan akuntabel.
Setelah proses pembangunan rampung, Pemdes mulai membuka penyewaan stand kios kepada warga. Penyewaan ini dimaksudkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui optimalisasi aset desa.
“Saat ini kios sudah dalam tahap penyewaan. Tujuannya jelas untuk peningkatan PADes,” ujar Wahyudi.
Kios berukuran 8×4 meter tersebut kini sudah menarik minat warga. Tercatat sudah ada tiga warga Desa Tambak Beras yang menyatakan kesiapannya untuk menyewa dari total enam stand kios yang tersedia.
“Warga desa tetap menjadi prioritas utama penyewa. Namun, jika tidak ada warga yang berminat, kami juga terbuka untuk umum,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wahyudi menyampaikan bahwa pembangunan kios pasar desa ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang pengembangan ekonomi desa. Lokasinya yang strategis berada tepat di tepi jalan nasional diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Lahan yang tersedia masih cukup luas, sekitar 250 meter persegi di depan jalan nasional. Ini akan terus dikembangkan secara bertahap, bahkan setelah masa jabatan saya berakhir,” pungkasnya.
Dengan selesainya proyek ini, diharapkan geliat ekonomi masyarakat Tambak Beras akan semakin meningkat, seiring dengan bertambahnya sarana pendukung sektor usaha dan perdagangan di tingkat desa.






