Relawan SPPG MBG Nael Kitchen Bungah Kenakan Pakaian Pejuang, Hidupkan Semangat Nasionalisme di Hari Pahlawan di Tengah Aroma Dapur

Ikut memperingati Hari Pahlawan 10 November, Pemilik dapur SPPG Nael Kitchen Muhammad Zuhdi Faqih (Tengah), Bersama para Kepala SPPG dan Chef kompak memakai baju pejuang.
Ikut memperingati Hari Pahlawan 10 November, Pemilik dapur SPPG Nael Kitchen Muhammad Zuhdi Faqih (Tengah), Bersama para Kepala SPPG dan Chef kompak memakai baju pejuang.

Gresik – Suasana berbeda tampak di dapur pelayanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Nael Kitchen Jl raya Abar-abir Kecamatan Bunga, Kabupaten Gresik, Senin (10/11/2025). Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80, kepala dapur SPPG (SPPI), Chef, Ahli Gizi, Akuntan dan para Relawan dapur tampil unik dengan mengenakan pakaian ala pejuang kemerdekaan.

Busana khas tempo dulu seperti kemeja khaki, ikat kepala merah putih, hingga baret pejuang menghiasi suasana dapur yang biasanya sibuk dengan aroma masakan bergizi. Meski berpenampilan berbeda, semangat pelayanan para relawan tidak berkurang sedikit pun. Mereka tetap sigap menyiapkan ratusan porsi makanan bergizi untuk anak-anak sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kecamatan Bungah.

Kepala SPPG Nael Kitchen Muhammad Wildan Ali Riandy, menjelaskan bahwa kegiatan bertema perjuangan ini merupakan cara relawan mengenang jasa para pahlawan dan menanamkan nilai nasionalisme dalam pelaksanaan program sosial pemerintah.

“Kalau dulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan, kini kami berjuang melawan gizi buruk dan stunting. Kami ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan cerdas agar bisa menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya, Senin (10/11/2025)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Program ini diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Melalui MBG, pemerintah berupaya mengatasi masalah gizi buruk dan stunting yang masih menjadi tantangan nasional, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta peningkatan kualitas pendidikan.

Tujuan utama dari program ini adalah memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi kelompok rentan, seperti balita, anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui, sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Selain itu, program MBG juga dirancang untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, karena anak-anak yang mendapat asupan bergizi akan lebih fokus, aktif, dan semangat belajar di sekolah.

Tak hanya berdampak pada kesehatan, MBG juga berperan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Pemerintah mendorong keterlibatan UMKM, petani, dan nelayan lokal dalam rantai pasokan bahan makanan, sehingga manfaat program ini dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Kami tidak hanya menyiapkan makanan bergizi untuk anak-anak, tetapi juga ikut memberdayakan pelaku ekonomi lokal. Inilah bentuk gotong royong modern yang sejalan dengan semangat perjuangan para pahlawan,” tambah Wildan.

Para relawan SPPG Nael Kitchan kompak memakai baju pejuang dalam rangka ikut memperingati Hari Pahlawan 10 November.
Para relawan SPPG Nael Kitchan kompak memakai baju pejuang dalam rangka ikut memperingati Hari Pahlawan 10 November.

Pada kesempatan yang sama, pemilik dapur SPPG Nael Kitchen Muhammad Zuhdi Faqih, menuturkan bahwa ide mengenakan pakaian pejuang muncul dari inisiatif para relawan sendiri. Mereka ingin memaknai Hari Pahlawan dengan cara yang membumi, tanpa meninggalkan tugas pelayanan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat.

“Kami ingin mengingatkan bahwa semangat perjuangan itu tidak hanya di medan perang. Sekarang perjuangan kami ada di dapur memastikan anak-anak bangsa mendapat makanan bergizi setiap hari,” ungkapnya.

Zuhdi menambahkan Program MBG ini telah menjadi bagian penting dari upaya membangun generasi sehat dan produktif. Dengan dukungan masyarakat, Pemerintah Daerah, dan para relawan, SPPG kami akan terus bekerja setiap hari memastikan distribusi makanan berjalan lancar ke sekolah-sekolah sasaran.

“ Saya sangat mengapresiasi atas kerja keras para relawan yang tetap semangat meski di tengah jadwal padat. Semoga Program MBG ini bisa membantu anak-anak lebih semangat belajar, serta mereka juga belajar tentang arti perjuangan dari para relawan yang luar biasa,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *