Peringati HPN 2026, KWG Lakukan Ziarah ke Makam Wartawan Senior

Komunitas Wartawan Grisse (KWG) menggelar ziarah ke makam wartawan yang telah berpulang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para senior.
Komunitas Wartawan Grisse (KWG) menggelar ziarah ke makam wartawan yang telah berpulang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para senior.

Gresik – Di tengah gegap gempita peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, insan pers di Kabupaten Gresik memilih mengisi momentum dengan kegiatan reflektif. Komunitas Wartawan Grisse (KWG) menggelar ziarah ke makam wartawan yang telah berpulang sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para senior.

Masih dalam rangkaian tasyakuran HPN 2026, pengurus dan anggota KWG berziarah ke makam almarhum H. Achmad Dahril, salah satu pendiri KWG pada tahun 2004. Ziarah dilaksanakan di Makam Sumur Songo, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, Senin (9/2/2026) sore.

Selain mendoakan almarhum Bung Dahril, KWG juga memanjatkan doa bersama untuk dua wartawan lainnya yang telah wafat, yakni Siswoko (wartawan Jawa Pos) dan Mustari (wartawan Tabloid Suksesi).

Ketua KWG, Miftahul Arif, mengatakan bahwa ziarah makam menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan jasa besar para senior dalam membangun dan menjaga eksistensi organisasi.

“Kami mendoakan almarhum dan meneladani jasa beliau sebagai salah satu pendiri KWG. Hingga kini, ada tiga wartawan dari keluarga besar KWG yang telah meninggal dunia,” ujarnya.

Jurnalis CNN Indonesia itu menambahkan, kegiatan ziarah menjadi pengingat bagi generasi penerus agar terus menjaga nilai-nilai perjuangan, integritas, dan profesionalitas jurnalistik yang telah diwariskan para senior.

“Semoga seluruh amal kebaikan almarhum diterima Allah SWT dan menjadi teladan bagi kami yang masih menjalankan tugas jurnalistik,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN KWG 2026, Agus Salim Lutfi, menyampaikan bahwa ziarah makam wartawan merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap peringatan HPN.

“Tahun ini kami kembali melaksanakan ziarah sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi para wartawan yang telah mendahului kita,” tuturnya.

Selain berziarah, KWG juga menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum sebagai wujud kepedulian dan solidaritas sesama insan pers.

“Semoga tali asih ini bisa sedikit membantu dan bermanfaat bagi keluarga wartawan yang ditinggalkan,” tandas Agus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *