Gresik – Sebanyak 1.413 atlet dan official mengikuti Bupati Gresik Cup 2026 yang mempertandingkan lima cabang olahraga. Kejuaraan yang digagas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik ini resmi dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di GOR Wahana Ekspresi Poesponegoro, Senin (20/7/2026), sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Lima cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi taekwondo, bola voli, futsal, pencak silat, dan catur. Selama kejuaraan berlangsung, para peserta akan memperebutkan 948 medali, terdiri atas 316 emas, 316 perak, dan 316 perunggu, serta uang pembinaan dan piagam penghargaan.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Bupati Gresik Cup bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet muda agar memiliki pengalaman bertanding sekaligus mempererat persaudaraan antaratlet.
“Ini menjadi sebuah ajang silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antaratlet. Kemudian berlatih bersama dalam rangka persiapan Porprov yang akan diselenggarakan di Surabaya,” ujar Bupati Yani.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen melakukan pembinaan olahraga sebagai salah satu jalur bagi generasi muda untuk meraih prestasi di luar bidang akademik.
“Pembinaan atlet terus kita jalankan dan menjadi satu motivasi untuk atlet mengejar kesuksesan nonakademik,” tuturnya.
Bupati Yani menilai prestasi atlet Gresik terus menunjukkan tren positif dalam berbagai kejuaraan, termasuk pada ajang Porprov sebelumnya. Karena itu, pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci untuk meningkatkan prestasi hingga level nasional dan internasasional.
“Kita tahu atlet-atlet di Kabupaten Gresik banyak yang berprestasi. Prestasinya sudah bisa kita lihat. Kita terus naik dalam kejuaraan Porprov di tahun yang lalu,” katanya.
Ia berharap capaian tersebut dapat terus meningkat sehingga semakin banyak atlet Gresik yang mampu menembus ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga SEA Games.
“Mudah-mudahan Porprov di tahun depan ini kita semakin mendapatkan peringkat di Jawa Timur, dan bahkan banyak atlet yang bisa ikut serta sampai PON, bahkan sampai SEA Games,” ungkapnya.
Ketua KONI Kabupaten Gresik, Anis Ambiyo Putri, menjelaskan Bupati Gresik Cup menjadi salah satu program strategis untuk menjaring sekaligus memetakan atlet-atlet potensial yang nantinya dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.
“Bupati Gresik Cup ini menjadi salah satu ruang untuk mencari bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Bupati Gresik Cup 2026 mempertandingkan 48 nomor pertandingan yang digelar dalam dua tahap, yakni 21–26 Juli 2026 dan 2–7 Agustus 2026.
Selain mengejar prestasi, panitia juga memberikan perlindungan kepada seluruh peserta melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko kecelakaan selama pertandingan sehingga para atlet dapat bertanding dengan aman dan lebih fokus menampilkan kemampuan terbaik.
Kejuaraan ini merupakan bagian dari program pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Gresik sekaligus implementasi kebijakan nasional dalam pembinaan olahraga. Pembukaan Bupati Gresik Cup 2026 turut dihadiri pelatih, official, dewan juri, jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik, serta didukung sejumlah mitra, di antaranya PT Smelting, Bank Jatim, PT Petrokimia Gresik, dan PT Freeport Indonesia.






