Gresik – Seorang anak buah kapal (ABK) KLM Putra Utama Jaya, Kahar (58), mendadak sakit saat kapalnya bersandar di Pelabuhan Umum Gresik, Jumat (23/10/2026) pagi. Petugas Satpolairud Polres Gresik bergerak cepat mengevakuasi korban untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kahar ditemukan tergeletak di ruang kemudi kapal. Petugas kepolisian yang sedang melaksanakan patroli di perairan Gresik segera menuju lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 07.40 WIB.
Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita bersama anggotanya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan tim quick response. Petugas kemudian membantu mengevakuasi Kahar dari atas kapal ke daratan agar segera mendapatkan penanganan medis.
Setelah berhasil dievakuasi, petugas turut menghubungi ambulans untuk membawa korban ke RS Muhammadiyah Gresik.
Berdasarkan keterangan saksi, M. Tang, kondisi Kahar sebelumnya masih baik selama perjalanan. Namun, korban diketahui memiliki riwayat sesak napas yang telah lama diderita.
“Begitu mendapat informasi, anggota langsung bergerak untuk membantu mengevakuasi korban agar segera mendapatkan pertolongan medis,” kata AKP I Nyoman Ardita.
Proses evakuasi melibatkan personel Satpolairud Polres Gresik, anggota Polsek Kawasan, serta personel BKO Ditpolairud Polda Jawa Timur. Seluruh proses berlangsung aman dan lancar hingga korban dibawa ke rumah sakit.
Ardita menegaskan, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan, termasuk dalam kondisi darurat di wilayah perairan.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi kepolisian ketika membutuhkan bantuan. Masyarakat dapat mengakses layanan Call Center Polri 110. Sementara itu, khusus warga Gresik, laporan dan informasi juga dapat disampaikan melalui layanan Lapor Cak Rama di nomor 081188002006.
“Polisi bersama masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, kami berupaya memberikan respons secepat mungkin,” ujarnya.






