Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Edy Hadisiswoyo sebagai Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Gresik, Rabu (28/10/2026). Selain menjalankan tugas sehari-hari Sekda, Edy diminta memperkuat koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan program pemerintahan berjalan optimal.
Edy saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Perekonomian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Gresik. Penunjukannya sebagai Pj Sekda ditetapkan melalui Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/253/437.73/M/2026 setelah mendapat persetujuan Gubernur Jawa Timur melalui surat tertanggal 23 Oktober 2026.
Masa penugasan tersebut berlaku sejak pelantikan hingga paling lama tiga bulan atau sampai dilantiknya Sekda definitif.
Usai dilantik, Edy menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Gresik atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga meminta arahan dari pimpinan daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh kepala OPD agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik.
“Alhamdulillah, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Wakil Bupati yang telah memberikan amanah kepada saya. Saya juga mohon arahan pimpinan dari Forkopimda beserta seluruh kepala OPD tentang bagaimana kita melaksanakan tugas-tugas ini,” ujar Edy.
Ia menegaskan, koordinasi dan kekompakan antarperangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan visi dan misi Bupati Gresik. Karena itu, seluruh OPD diharapkan dapat menjaga sinergi dan bekerja bersama dalam menjalankan program pembangunan.
“Bagaimana visi misi Bupati kita wujudkan bersama-sama dengan seluruh OPD. Saya harap bisa saling koordinasi, saling menjaga, dan bisa ada sebuah kekompakan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan agar Edy menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat soliditas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.
Menurutnya, berbagai tantangan pemerintahan ke depan perlu dihadapi melalui kerja sama dan komunikasi yang baik antarperangkat daerah.
“Tantangan ke depan kita hadapi bersama-sama. Saya harap bisa kompak, solid, dan sabar. Insyaallah diberikan kemudahan oleh Allah,” ujar Bupati.
Dorong Beasiswa dan Kolaborasi CSR
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Sekda Achmad Washil atas pengabdian dan dedikasinya selama 5 tahun 1 bulan. Ia berharap berbagai capaian selama masa pengabdian tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik.
Selain penguatan koordinasi pemerintahan, Bupati menyoroti pentingnya memperluas akses pendidikan melalui kolaborasi anggaran pemerintah daerah dan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Pemerintah Kabupaten Gresik telah menganggarkan Rp7 miliar pada 2027 untuk program beasiswa. Bantuan yang direncanakan meliputi subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp2,5 juta per semester serta uang saku Rp1 juta per semester.
Bupati berharap perusahaan-perusahaan di Gresik dapat menyelaraskan program bantuan pendidikan melalui CSR dengan program pemerintah daerah agar dukungan yang diberikan semakin optimal.
Pembahasan mengenai sinergi tersebut direncanakan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) CSR pada November 2026.
Di sisi lain, Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan tetap memperhatikan kemampuan masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan mampu menggali potensi pendapatan baru tanpa memberikan beban berlebihan kepada warga.
Pelantikan Pj Sekda ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan koordinasi dan pelaksanaan tugas pemerintahan di Kabupaten Gresik sembari menunggu pengisian jabatan Sekda definitif sesuai ketentuan yang berlaku.






