97 Persen Karyawan Terlibat Inovasi, Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Tambah Rp357 Miliar

SVP Operasi II Petrokimia Gresik, Joko Raharjo mengunjungi salah satu booth inovasi dalam acara Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) XXXIX di Gresik
SVP Operasi II Petrokimia Gresik, Joko Raharjo mengunjungi salah satu booth inovasi dalam acara Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) XXXIX di Gresik

Gresik – Sebanyak 97 persen karyawan Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, tercatat aktif berinovasi dalam setahun terakhir. Keterlibatan tinggi ini berhasil menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp357 miliar bagi perusahaan, dengan Rp76 miliar di antaranya berdampak langsung pada pencatatan laba perusahaan (direct financial benefit).

Hal ini disampaikan oleh SVP Operasi II Petrokimia Gresik, Joko Raharjo, dalam Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) ke-39 yang digelar di Gresik, Rabu (18/6/2025).

“Kami bersyukur inovasi telah menjadi DNA Insan Petrokimia Gresik. Seluruh pejabat Grade I dan II kini juga terlibat dalam program Breakthrough Innovation, menunjukkan bahwa inovasi bukan hanya dari bawah, tapi juga dari pucuk pimpinan,” ujar Joko.

Menurut Joko, inovasi yang dilakukan tidak hanya memberikan nilai finansial, tetapi juga memperkuat ketahanan operasional perusahaan. Dampaknya terasa nyata dalam penyaluran pupuk bersubsidi ke berbagai daerah. Produksi dan distribusi berjalan lebih lancar, efisien, serta sesuai regulasi, sehingga turut mendukung program swasembada pangan nasional.

Ia menegaskan, “Kebijakan Pemerintah kini memudahkan petani mendapatkan pupuk bersubsidi. Agar berjalan optimal, tentu dibutuhkan kinerja maksimal dari Petrokimia Gresik sebagai pelaksana kebijakan tersebut. Di sinilah inovasi memegang peranan penting.” terangnya.

Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap budaya inovasi. Telah berlangsung konsisten selama 39 tahun, KIPG menjadi forum strategis dalam mendorong continuous improvement, efisiensi, dan daya saing perusahaan di tengah transformasi menuju perusahaan agroindustri berkelanjutan.

Tahun ini, KIPG diikuti oleh 1.752 gugus inovasi, yang terdiri dari:

  • 76 Gugus Inovasi Operasi (GIO)

  • 1.461 Gugus Sistem Saran (SS)

  • 79 Gugus Individual Project

  • 136 Gugus 5R

“Inovasi adalah keharusan di dunia yang semakin kompetitif. Konvensi ini merupakan wujud kontribusi nyata Petrokimia Gresik dalam mendukung swasembada pangan nasional sebagaimana cita-cita Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dalam Asta Cita,” tutup Joko.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *