Pemdes Kedungsumber Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Pelatihan Literasi Media Sosial

Bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik, Pemdes menggelar pelatihan literasi media sosial bagi perempuan desa pada Kamis (20/11/2025).
Bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik, Pemdes menggelar pelatihan literasi media sosial bagi perempuan desa pada Kamis (20/11/2025).

Gresik – Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas perempuan di era digital. Bersama Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik, Pemdes menggelar pelatihan literasi media sosial bagi perempuan desa pada Kamis (20/11/2025).

Pelatihan bertema “Menguatkan Suara Perempuan di Era Digital” ini tidak hanya berfokus pada penggunaan media sosial secara sehat, tetapi juga bagaimana perempuan dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan kemajuan desa.

Kepala Desa Kedungsumber, Wahono Yudho, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam mendorong perempuan desa agar lebih percaya diri dan mampu mengikuti perkembangan digital.

“Perempuan punya peran penting, mulai dari mengatur keluarga hingga berkontribusi pada pembangunan desa. Karena itu, mereka tidak boleh tertinggal dalam perkembangan digital,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan ini menjadi ruang belajar yang dapat meningkatkan kemampuan perempuan dalam memanfaatkan media sosial secara produktif.

“Jangan hanya pakai HP untuk update status. Maksimalkan untuk peluang ekonomi dan pengembangan usaha,” tegasnya.

Wahono juga menuturkan rencana Pemdes untuk memperluas program pemberdayaan perempuan, termasuk pelatihan bagi pelaku UMKM, dukungan permodalan, hingga pendampingan pemasaran digital. Ia bahkan berencana menggandeng perusahaan-perusahaan di Gresik melalui program CSR untuk menjadikan Kedungsumber sebagai desa binaan.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Akhmad Sutikhon, menekankan pentingnya perempuan bertransformasi dari pengguna pasif menjadi pelaku aktif dalam dunia digital.

“Media sosial bukan hanya tempat bermain. Ini peluang besar untuk pemasaran dan ekonomi digital. Jika punya usaha, manfaatkan medsos sebagai etalase yang efektif,” jelasnya.

Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal meningkatnya kreativitas, produktivitas, dan peran perempuan dalam pembangunan Desa Kedungsumber di tengah derasnya arus digitalisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *