Unik dan Kreatif, Wali Murid di Gresik Tampil Drum Band dari Barang Bekas di Hari Kartini

Parade Drum Band Ibu-ibu wali murid Yayasan Al Kholidiyah Wadeng Sidayu, dalam rangka peringati Hari Kartiini
Parade Drum Band Ibu-ibu wali murid Yayasan Al Kholidiyah Wadeng Sidayu, dalam rangka peringati Hari Kartiini

Gresik – Peringatan Hari Kartini di Yayasan Al Kholidiyah Wadeng Sidayu, Kabupaten Gresik, berlangsung meriah dan berbeda dari biasanya, Selasa (21/4/2026).

Jika umumnya penampilan drum band dimainkan oleh siswa, kali ini justru para wali murid yang tampil memukau. Dengan penuh semangat, para ibu membawakan atraksi drum band menggunakan alat musik dari barang-barang bekas.

Berbekal ember, kaleng, galon, hingga botol kaca yang dimodifikasi menjadi alat perkusi, mereka tampil kompak membawakan irama energik yang langsung mengundang antusiasme penonton. Penampilan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di sekolah tersebut.

Kepala MI Al Kholidiyah Wadeng Sidayu, Hidayatin, menyampaikan bahwa keterlibatan wali murid merupakan bentuk kolaborasi positif antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan karakter anak.

“Penampilan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi contoh kreativitas, kekompakan, serta semangat Kartini yang terus hidup di tengah para ibu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua POMG MI Al Kholidiyah, Ani Tanami, menjelaskan bahwa latihan dilakukan bersama dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di lingkungan sekitar.

Menurutnya, selain menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang daur ulang.

“Semangat para bunda POMG luar biasa. Di tengah kesibukan sebagai istri dan ibu, mereka tetap meluangkan waktu berlatih. Drum band ini kami beri nama Blek Ting Ting, karena menggunakan alat dari barang bekas,” ungkapnya.

Tak hanya itu, peringatan Hari Kartini di Yayasan Al Kholidiyah juga diisi dengan berbagai kegiatan lain, seperti parade busana, pentas seni siswa, serta lomba bertema budaya yang melibatkan Kelompok Bermain dan TK Islam Al Kholidiyah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan semangat emansipasi, kreativitas, serta mempererat kebersamaan antara sekolah dan wali murid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *