PT Freeport Indonesia Gelar Doa Syukur Serentak di Lima Wilayah Kerja Sambut HUT ke-80 RI

Di Smelter PTFI Gresik, Jawa Timur, Doa Bersama dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Toyyib, bertempat di Masjid Babussalam, Smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur.
Di Smelter PTFI Gresik, Jawa Timur, Doa Bersama dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Toyyib, bertempat di Masjid Babussalam, Smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur.

Gresik – Mengawali rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar Ibadah dan Doa Syukur secara serentak di lima titik wilayah kerja yang tersebar dari Papua hingga Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian perayaan kemerdekaan yang dilaksanakan secara terintegrasi dari hulu ke hilir sepanjang bulan Agustus 2025.

Doa bersama dilaksanakan serentak pada Kamis–Jumat (31 Juli–1 Agustus 2025) di Distrik Tembagapura, Kota Kuala Kencana, Kabupaten Nabire (Provinsi Papua Tengah), Kabupaten Gresik (Jawa Timur), hingga Jakarta. Lebih dari 2.000 karyawan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Doa bersama ini mencerminkan rasa syukur atas 80 tahun kemerdekaan Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritualitas dan nasionalisme seluruh karyawan PTFI. Ini juga simbol kebersamaan yang menyatukan elemen perusahaan dari Papua Tengah hingga Gresik,” ujar Presiden Direktur PTFI Tony Wenas.

Tony juga mengajak seluruh karyawan untuk terus memberikan kontribusi positif dan kinerja terbaik demi kemajuan bangsa dan industri nasional.

Doa dan Ibadah di Lima Titik

Di dataran tinggi Tembagapura, ibadah dilakukan di dua lokasi: Gereja Sion yang dipimpin Pdt. Yandi Manobe dan Masjid Darussa’adah oleh Ustadz Rukmana Al Garuty. Di Kuala Kencana, doa bersama digelar di Multi-purpose Building, juga dipimpin Pdt. Yandi.

Sementara itu, di Smelter PTFI Gresik, doa dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Toyyib, di Masjid Babussalam. Di Nabire, ibadah syukur berlangsung di GKI Tabernakel Oyehe, dipimpin Pdt. Swesty Amanupunnjo.

Ustadz Rukmana mengajak karyawan untuk mensyukuri kemerdekaan dengan menjaga kekayaan alam secara bertanggung jawab. Sedangkan Pdt. Yandi menekankan bahwa iman yang kuat mampu melahirkan dampak positif bagi sesama dan bangsa.

KH. Ainur Rofiq menyebut 80 tahun kemerdekaan Indonesia sebagai karunia besar dari Allah. Ia mengajak seluruh karyawan untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa. Pdt. Swesty dalam khotbahnya menyampaikan bahwa iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan integritas, yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan negara.

Rangkaian Kegiatan PTFI Sepanjang Agustus

Sebagai perusahaan tambang tembaga terintegrasi dari hulu hingga hilir terbesar di dunia, PTFI menyelenggarakan beragam kegiatan bernuansa nasionalisme dan gotong royong sepanjang Agustus.

Di Tembagapura, berbagai lomba dan pentas budaya digelar bersama warga Kampung Banti. Di Dataran Rendah, dilaksanakan bakti sosial, bersih kampung di Ayuka dan Tipuka, serta lomba untuk anak-anak dan dewasa.

Di Nabire, digelar operasi katarak gratis, edukasi, dan pemeriksaan mata gratis bagi 1.000 pelajar. Di Gresik, kegiatan meliputi donor darah, pelatihan digital bagi UMKM, serta Konser Melodi Tembaga Nusantara.

Puncak perayaan akan ditandai dengan Upacara Kemerdekaan RI ke-80 secara serentak oleh seluruh karyawan dan kontraktor di lima lokasi kerja PTFI.

Dengan semangat gotong royong, PTFI terus memperkuat kontribusinya bagi negeri, menjalankan operasi yang aman, berkelanjutan, dan penuh rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *