Gresik – Polres Gresik menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung bersama para santri di Pondok Pesantren Al-Falah, Kecamatan Panceng, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan tanam serentak se-Jawa Timur yang terhubung secara virtual dengan 264 pondok pesantren lainnya.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu hadir langsung memimpin kegiatan, didampingi Kepala Dinas Pertanian Gresik Ir. Eko Anindito Putro, Ketua MUI Gresik KH. Ainur Rofiq Toyyib, serta Pengasuh Ponpes Al-Falah KH. Mukhozim Baqir. Turut hadir pula perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan mitra swasta.
“Menjaga ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian dan pondok pesantren menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian pangan berbasis komunitas,” ujar AKBP Rovan dalam sambutannya.
Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 15 hektare milik Ponpes Al-Falah. Sebelum kegiatan dimulai, secara simbolis diserahkan bantuan 300 kg pupuk Urea, 300 kg pupuk NPK, dan 60 kg bibit jagung sebagai dukungan atas keberhasilan program tersebut.
Sementara itu, Irwasum Polri Komjen Pol. Dedi Prasetyo yang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tanam jagung serentak ini.
“Ini bukti nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap masa depan ketahanan pangan nasional,” ucap Komjen Dedi dalam sambutan virtualnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, semangat, dan penuh kebersamaan, menjadi simbol kuat peran aktif Polri dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan kemandirian pangan melalui kolaborasi lintas sektor.






