Bupati Gresik Apresiasi Pendonor Sukarela dan Beri Penghargaan Prestasi PMR pada Jumbara Jatim 2025

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berikan penganugerahan pendonor darah sukarela sebanyak 50 kali dan 75 kali, pada Jumbara X PMI Provinsi Jawa Timur 2025. Acara ini digelar di Gedung Nasional Indonesia Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berikan penganugerahan pendonor darah sukarela sebanyak 50 kali dan 75 kali, pada Jumbara X PMI Provinsi Jawa Timur 2025. Acara ini digelar di Gedung Nasional Indonesia Gresik.

Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka acara penganugerahan pendonor darah sukarela sebanyak 50 kali dan 75 kali, sekaligus menyerahkan penghargaan bagi Pasukan Palang Merah Remaja (PMR) berprestasi pada Jumbara X PMI Provinsi Jawa Timur 2025. Acara ini digelar di Gedung Nasional Indonesia Gresik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yani menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendonor yang selama bertahun-tahun menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih bagi semua pendonor, bahkan yang sudah 50 kali, 75 kali donor. Tolong sampaikan kepada masyarakat bahwa donor darah ini juga membuat badan sehat,” ujarnya.

Bupati Yani juga memberikan dorongan khusus kepada para anggota PMR yang hadir. Ia meminta mereka tetap menjaga semangat dan terus berkontribusi dalam kegiatan kepalangmerahan.

“Adik-adik PMR, teruslah bersemangat. Mudah-mudahan kalian bisa terus ikut berjuang di PMI,” tegasnya.

Di hadapan jajaran PMI dan para relawan, ia menyinggung tantangan anggaran tahun 2026 seiring adanya penyesuaian dana hibah akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Kendati demikian, ia berharap PMI Kabupaten Gresik tetap solid dan mampu menjaga kualitas pelayanan.

“Tahun depan ada penyesuaian anggaran akibat pemotongan TKD. Tetapi saya berharap PMI tetap kuat, tetap tumbuh, tetap melayani. Pemerintah daerah akan tetap mendukung semampunya,” pesan Bupati Yani.

Ketua PMI Kabupaten Gresik, Achmad Nadlir, menyampaikan bahwa apresiasi bagi pendonor sukarela merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah menjadi tulang punggung ketersediaan darah di Gresik.

Ia juga mengungkapkan rencana besar PMI Gresik untuk memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada tahun mendatang. Dengan standar tersebut, PMI diharapkan dapat mengelola darah secara mandiri dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Pada ajang Jumbara X Provinsi Jawa Timur 2025, kontingen PMR Gresik berhasil meraih peringkat 4, sebuah pencapaian membanggakan karena ini merupakan keikutsertaan pertama mereka.

Beberapa prestasi yang berhasil diraih antara lain:

Tingkat Mula

  • Jauharotun Nazilah – Peringkat Utama

  • Natta Andromeda Devaranandha – Juara 1 Bidang Kepemimpinan

  • Muhammad Kaysi Asyfaq Jazmiy – Peringkat 2 Simulasi Pertolongan Pertama

Tingkat Madya

  • Aisyah Rasika Allyandra – Peringkat 2 Pertolongan Pertama

  • Musmita – Peringkat 2 Donor Darah Siswa

Kreativitas

  • Gadiza Ananda Septiana – Peringkat 3 Bidang Media Sosial

Tingkat Wira

  • Tsania Mei Naura Albaity – Enam Besar Bidang Sanitasi Kesehatan

  • Muchammad Tajuddin – Peringkat 4 Bidang Wahana Kepalangmerahan

Pada kesempatan tersebut, diberikan pula testimoni dari Sumanto, pendonor asal Kedanyang yang telah mendonorkan darahnya 75 kali sejak 1981. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan bermanfaat.

“Ayo kita donorkan darah kita. Selain menyehatkan, ini juga perbuatan mulia,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *