Gresik – Sebanyak 718 mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) resmi diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-7 di Kabupaten Gresik. Penerjunan mahasiswa berlangsung di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik, Selasa (6/1/2026).
Program KKN-BBK UNAIR tahun 2026 mengusung tema Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan selama hampir satu bulan, mulai 6 Januari hingga 2 Februari 2026.
Ratusan mahasiswa tersebut akan disebar di empat kecamatan, yakni Bungah, Sidayu, Kebomas, dan Gresik, dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi wilayah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang hadir dalam acara penerjunan berharap program KKN-BBK mampu menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Kami berharap program-program KKN-BBK selaras dengan isu strategis dan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik tahun 2026, sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan daerah,” ujar Bupati Yani.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat melahirkan inovasi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memberikan solusi konkret terhadap permasalahan yang ada di desa maupun kelurahan.
Sementara itu, Ketua Badan Penjamin Mutu Universitas Airlangga, Nurul Barizah, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang selama ini konsisten membuka ruang kolaborasi dengan UNAIR.
“Program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Kami optimistis mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Gresik,” ungkapnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta KKN-BBK agar memanfaatkan masa pengabdian dengan sebaik-baiknya, menjaga sikap, serta menghormati nilai dan norma masyarakat setempat.
“Tiga hal utama yang perlu dipegang mahasiswa adalah belajar dan berbaur dengan masyarakat, berkontribusi secara aktif, serta menaati seluruh aturan dan norma yang berlaku. Jaga nama baik diri, keluarga, dan almamater,” pungkasnya.
Melalui KKN-BBK berbasis SDGs ini, UNAIR dan Pemerintah Kabupaten Gresik berharap tercipta dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.






