Gresik – Pameran tahunan Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) bertajuk DKVISERION 2026: “THINK TING” resmi berakhir pada Selasa (27/1/2026). Digelar di Sualoka, ruang kreatif yang berada di kawasan bersejarah Kemuteran, pameran ini sukses menarik perhatian publik sekaligus menjembatani inovasi desain mahasiswa dengan pelestarian budaya lokal Gresik.
Selama pelaksanaan pameran pada 8–27 Januari 2026, tercatat 428 pengunjung hadir memberikan apresiasi. Tidak sekadar menikmati karya visual, pengunjung juga diajak terlibat aktif dalam berbagai kegiatan interaktif yang dirancang untuk mengasah kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap nilai-nilai budaya.
Salah satu kegiatan unggulan adalah Walking Tour Heritage yang diikuti 39 peserta pada batch pertama. Kegiatan ini mengajak pengunjung menyusuri kawasan budaya di sekitar Sualoka, sekaligus mengenal lebih dekat bangunan-bangunan bersejarah yang menjadi identitas ikonik Kabupaten Gresik. Selain itu, terdapat pula workshop kreatif merajut yang diikuti 10 partisipan sebagai eksplorasi teknis, ketekunan, dan kesabaran dalam berkarya.
Keberhasilan DKVISERION 2026 tidak hanya diukur dari tingginya angka kunjungan, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan. Salah satunya melalui inovasi digital berupa peta virtual kampus UISI di platform Roblox. Inisiatif ini membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal arsitektur unik kampus UISI yang memanfaatkan bangunan bekas pabrik semen secara daring dan interaktif.
Selain itu, pameran ini dinilai berhasil meningkatkan literasi budaya. Baik masyarakat lokal Gresik maupun pengunjung dari luar daerah menjadi lebih mengenal serta menghargai nilai-nilai sejarah kawasan heritage Gresik melalui pendekatan komunikasi visual yang modern dan mudah dipahami.
Salah satu pengunjung asal Gresik yang mengikuti rangkaian Walking Tour Heritage mengaku mendapatkan pengalaman baru.
“Aku ini orang Gresik, tapi nggak seberapa tahu budaya Gresik. Tapi setelah ikut pameran ini, ternyata Gresik budayanya sebanyak itu ya. Seru juga karena di setiap tempat dijelaskan sejarahnya,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana DKVISERION 2026, M. Irvan Ardiansyah, menyampaikan bahwa pameran ini menjadi bukti bahwa desain dapat berperan sebagai medium untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal.
“DKVISERION tahun ini adalah pembuktian bahwa desain bisa menjadi alat untuk mencintai kembali sejarah kita. Dengan 428 pengunjung yang hadir, kami melihat harapan besar bagi perkembangan industri kreatif di Gresik,” ujarnya.
Kesuksesan penyelenggaraan DKVISERION 2026: “THINK TING” didukung oleh Bank Gresik, SualokaHub, Diloteng Galeri, dan Gang Sebelah. Sementara publikasi acara turut didukung oleh media partner Artchemist, Wong Gresik, dan Gresik Duwe Gawe. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem kreatif di Kabupaten Gresik.






