Antisipasi DBD, Pemdes Dahanrejo dan Puskesmas Lakukan Sampling dan Fogging

Pemerintah Desa Dahanrejo lakukan fogging ke seluruh dusun di wilayahnya.
Pemerintah Desa Dahanrejo lakukan fogging ke seluruh dusun di wilayahnya.

Gresik – Untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik bersama Bidan Desa dan Puskesmas Kebomas melakukan kegiatan sampling jentik nyamuk di Dusun Dahanrejo Kidul.

Kegiatan yang menyasar lingkungan rumah warga dan fasilitas umum (fasum) tersebut bertujuan untuk mendeteksi potensi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama penyakit DBD.

Kepala Desa Dahanrejo, Mochamad Hasan, mengungkapkan bahwa terdapat 10 titik lokasi rumah dan fasum yang diperiksa. Hasilnya cukup mengkhawatirkan: 9 lokasi ditemukan jentik nyamuk di tempat penampungan air seperti bak mandi dan wadah air terbuka lainnya.

“Kondisi ini menunjukkan masih tingginya potensi penyebaran nyamuk di lingkungan kami. Untuk itu, kami langsung bergerak cepat dengan melakukan fogging mandiri di tiga dusun yang rawan kasus DBD,” ujarnya, Senin (23/6/2025).

Hasan menambahkan, hampir seluruh dusun di wilayahnya sudah terdapat kasus warga yang terjangkit DBD. Oleh karena itu, upaya fogging akan terus dilakukan secara bertahap demi memutus mata rantai penularan nyamuk Aedes aegypti.

Gerakan 3M Plus Jadi Kunci Pencegahan

Sementara itu, Dwi Indah Sulistiorini, salah satu bidan desa, menegaskan bahwa upaya pencegahan yang paling efektif adalah dengan gerakan 3M Plus, yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin,

  • Menutup rapat tempat penampungan air,

  • Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,

  • Plus tindakan tambahan seperti menabur larvasida dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Perlu dipahami bahwa fogging bukan solusi utama, karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Yang paling penting adalah PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) secara berkala,” jelas Indah.

Melalui kegiatan sampling ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat. Lingkungan yang bersih akan menurunkan risiko berkembang biaknya nyamuk dan mencegah penyebaran penyakit.

“Mari bersama cegah DBD dengan langkah sederhana yang bisa dilakukan dari rumah. Sehat dimulai dari lingkungan yang bersih,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *