Gresik – Dalam rangka memperingati HUT Korpri ke-53, Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79, Hari Guru Nasional, dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara gabungan di Halaman Kantor Bupati Gresik, Jum’at (29/11/2024).
Dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah. Acara ini dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, tenaga kesehatan, serta lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah menyampaikan rasa syukur sehingga acara dapat terselenggara dengan lancar. Ia juga mengajak seluruh peserta upacara untuk merenungi makna peringatan tersebut sebagai momentum meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung tema Korpri untuk Indonesia, Bu Min menegaskan pentingnya peran ASN dalam menjaga netralitas dan fokus pada kepentingan bangsa.
“Anggota Korpri harus menjadi perekat dan pemersatu bangsa, bekerja dengan dedikasi tinggi, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para ASN yang menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya atas pengabdian selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Diantaranya : Drs. Dedy Mahdie, Μ.ΑΡ mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya/30 Tahun, Dian Agustin, S.STP mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 Tahun, dan Dwi Fatmawati, S.Kom mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.

“Penghargaan yang diberikan menjadi bukti nyata kontribusi ASN dalam pembangunan bangsa,” ucapnya.
Momentum Hari Guru Nasional dan Hari PGRI juga menjadi perhatian utama Wakil Bupati Gresik. Ia menyoroti peran strategis guru dalam membentuk generasi penerus bangsa.
“Pendidikan berkualitas hanya bisa terwujud jika guru mendapatkan perhatian serius, baik dalam peningkatan kesejahteraan, kompetensi, maupun perlindungan hukum,” tuturnya.
Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh tenaga pendidik di Gresik yang terus memberikan dedikasi meski dalam situasi sulit.

“Semoga dedikasi para guru menjadi penerang bagi bangsa dan kemanusiaan. Dengan guru bermutu, Indonesia akan maju,” ungkapnya.
Pada peringatan HKN ke-60, Aminatun Habibah menggarisbawahi pentingnya transformasi kesehatan sebagai tonggak pembangunan bangsa menuju 2045.
Dengan tema Gerak Bersama Sehat Bersama, ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung program kesehatan prioritas, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis, dan pembangunan rumah sakit di daerah terpencil.
“Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menciptakan manusia Indonesia yang sehat dan cerdas,” tegasnya.
Mengakhiri pidatonya, Wakil Bupati menyampaikan harapan agar peringatan ini menjadi semangat baru bagi seluruh peserta upacara.
“Mari kita bangun budaya sehat, tingkatkan kualitas pendidikan, dan terus bekerja untuk kemajuan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi langkah kita bersama,” pungkasnya.






