Jelang Natal dan Tahun Baru, Anggota Komisi II DPRD Gresik Minta Diskoperindag Rutin Kontrol Harga Kebutuhan Pokok

Anggota Komisi II DPRD Gresik, Lilik Hidayati
Anggota Komisi II DPRD Gresik, Lilik Hidayati

Gresik – Biasanya menjelang libur Natal dan pergantian  Tahun Baru harga bahan kebutuhan pokok cenderung melonjak.

Untuk mengantisipasi hal itu, anggota komisi II DPRD Gresik, Lilik Hidayati yang membidangi perekonomian mengingatkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Deskoperindag) Kabupaten Gresik rutin mengontrol kebutuhan pokok.

“Untuk Desperindag ngontrol saja untuk seluruh pasar pasar yang ada di Kabupaten Gresik, harus terjun itu nanti operasi pasar,” pintanya.

Dia menjelaskan, jika mengaca pada tahun-tahun sebelumnya, harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan saat menjelang libur Natal dan pergantian tahun baru. Maka, menurutnya, hal itu perlu diwaspadai agar tidak terjadi kelonjakan harga.

Legislator perempuan dari PPP dapil Kecamatan Kebomas dan Gresik ini menilai, kestabilan harga bahan pokok perlu dijaga agar ekonomi masyarakat terus meningkat. Sebab jika terjadi lonjakan, dampaknya akan terjadi kenaikan harga barang yang lain.

“Diantisipasi tahun baru aman aman saja. Harga barang tetap stabil, karena kalau naik imbasnya tidak hanya di sembako tapi seluruhnya,” tambahnya.

Perempuan yang juga kader NU ini juga menjelaskan, jika ada kenaikan harga kebutuhan pokok, maka akan berimbas pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dimana pelaku UMKM ini berpotensi kehilangan keuntungan hasil penjualannya dan modal usahanya  juga semakin menggelembung.

“Jika bahan pokok naik, maka pelaku UMKM sangat dirugikan. Karena keuntungan mereka menjadi minim, disisi lain modal usahanya harus ditambah,” jelasnya. Jumat (1/12/2023).

Namun, Dia menyadari untuk menstabilkan bahan kebutuhan pokok dibutuhkan sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk berperan aktif untuk melakukan kebijakan.

Sementara itu, terkait dengan beberapa bahan kebutuhan pokok terjadi kenaikan dibeberapa bulan ini seperti cabai  kata Lilik, masih dalam bentuk kewajaran. Menurutnya ada beberapa faktor yang mempengaruhi, misalnya bisa karena faktor  Elnino.

Ia berharap agar masyarakat tenang menyikapi kenaikan beberapa komoditas tersebut karena Ia yakin itu hanya sementara.

“Masyarakat agar tenang dulu kalau hal itu betul betul terjadi. Tapi saya harap nanti itu pulih kembali ke harga semula,” harapnya.

“Nanti kita kroacek dulu apakah kenaikannya hanya dari satu daerah saja,” kata Lilik.

“Namun melonjaknya bahan pokok akhir akhir ini tidak terlalu. Tidak seperti tahun tahun lalu,” sambungnya.

Lilik juga menghimbau kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan kredit lunak program yang dicanangkan Bank Gresik.

“Saya menghimbau untuk UMKM  untuk memanfaatkan akses program Bank Gresik untuk nambah permodalan usaha,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *