Gresik – Program Koperasi Merah Putih (KMP) terus mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para kepala desa di Kabupaten Gresik. Salah satunya datang dari Kepala Desa Kawistowindu, Kecamatan Duduksampeyan, Hj. Lilik Khotimatun, S.Pd, atau yang akrab disapa Bu Kaji Lilik.
Dalam pernyataannya, Bu Kaji Lilik menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pembentukan KMP sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa.
“Sebagai pemerintah desa, kami sangat mengapresiasi program KMP. Program ini sejalan dengan semangat memberdayakan ekonomi masyarakat secara kolektif dan mandiri,” ujar Bu Kaji Lilik, Senin (23/6/2025).
Menurutnya, KMP adalah tindak lanjut dari arahan nasional yang digagas Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, tentang percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Dengan adanya dua surat edaran dari Kementerian Koperasi dan UKM serta Kementerian Desa, kami merasa terpanggil untuk segera ambil bagian dalam upaya ini,” imbuhnya.
Bu Kaji Lilik menyebut, Pemdes Kawistowindu saat ini masih dalam tahap penyusunan konsep KMP, termasuk mempersiapkan pembentukan struktur dan rencana usaha koperasi yang sesuai dengan potensi lokal desa.
Untuk itu, ia memastikan seluruh komponen masyarakat akan dilibatkan, mulai dari tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Forkopimcam, hingga perwakilan dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Gresik.
“Kami ingin KMP ini benar-benar menjadi wadah usaha kolektif yang terarah dan berkelanjutan, bukan hanya formalitas administratif,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan yang sudah mengakar di tengah masyarakat Kawistowindu, Bu Kaji Lilik optimistis koperasi yang akan dibentuk kelak bisa mendorong Peningkatan penghasilan warga, Tumbuhnya usaha kecil berbasis desa, serta Penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kami menyambut baik inisiatif nasional ini sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi desa. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, koperasi ini bisa menjadi motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan warga,” pungkasnya.






