Gresik – Perayaan Cap Go Meh dalam rangka Tahun Baru Imlek di Kabupaten Gresik berlangsung khidmat sekaligus meriah. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, Kapolres Gresik Ramadhan Nasution turun langsung meninjau pengamanan di Klenteng Kim Hin Kiong, Jalan Dr. Setia Budi, Kelurahan Bedilan, Selasa (3/3/2026) malam.
Perayaan yang dipadati warga tersebut dimeriahkan dengan atraksi barongsai yang menjadi daya tarik masyarakat. Kehadiran Kapolres bersama jajaran pejabat utama Polres Gresik bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah dan hiburan rakyat berjalan aman, tertib, serta kondusif.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Gresik Shabda Purusha, Kasat Lantas Nur Arifin, Kasat Intelkam Bagas Indra Wicaksono, serta Kapolsek Gresik Kota Muhammad Kevin Ramadhan.
Rombongan disambut hangat oleh pengurus klenteng, di antaranya Ketua Klenteng Sutanto, Ketua Forum Masyarakat Gresik Joko Pratama, serta perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Gresik. Suasana penuh keakraban dan toleransi tampak mewarnai momen tersebut.
Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi. Selain menjaga area ibadah, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi perayaan.
Di sela peninjauan, Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pengamanan ini adalah bentuk komitmen Polres Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kegiatan Cap Go Meh dan pentas barongsai berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh warga, baik yang merayakan maupun yang menyaksikan,” ujarnya.
Pihak klenteng pun mengapresiasi kesiapsiagaan jajaran kepolisian. Berkat penjagaan yang profesional dan humanis, seluruh rangkaian acara dapat berlangsung tertib meskipun antusiasme masyarakat cukup tinggi.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Perayaan Cap Go Meh di Kota Santri itu pun menjadi gambaran nyata harmonisasi serta toleransi antarumat beragama yang terus terjaga di Kabupaten Gresik.






