Gresik – Upaya menghadirkan pelayanan publik yang inklusif terus diperkuat Polres Gresik. Melalui kolaborasi dengan Bank BRI Cabang Gresik, kepolisian menerbitkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Golongan D Ramah Disabilitas bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Gresik, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan yang digelar di Kantor Satpas Satlantas Polres Gresik, Jalan Randuagung No. 1, Kebomas, ini dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Program tersebut menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendorong kemandirian dan mobilitas kelompok disabilitas.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa penerbitan SIM D merupakan bentuk konkret implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menjamin kesetaraan hak serta layanan publik tanpa diskriminasi.
“Melalui SIM Golongan D ini, Polri ingin memastikan penyandang disabilitas memperoleh hak yang sama untuk berkendara secara legal, aman, dan bertanggung jawab. Negara harus hadir dan memberikan akomodasi yang layak,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan penerbitan SIM D tetap mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2021, sehingga aspek keselamatan dan kompetensi tetap menjadi prioritas utama.
Sebanyak 10 pemohon dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Gresik mengikuti rangkaian ujian teori dan praktik. Seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
Dukungan signifikan datang dari Bank BRI Cabang Gresik. Pimpinan Cabang BRI Gresik, Dudung Hardiman, menyampaikan bahwa keterlibatan BRI merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung inklusi sosial dan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BRI memberikan fasilitasi pembiayaan mulai dari tes psikologi, pemeriksaan kesehatan, hingga pembayaran PNBP SIM Golongan D. Selain itu, BRI juga membagikan helm gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan berkendara penyandang disabilitas.
Ketua PPDI Kabupaten Gresik, Hartono, mengapresiasi langkah Polres Gresik dan BRI yang dinilai sangat membantu meningkatkan kemandirian anggota PPDI.
“SIM bukan hanya legalitas berkendara, tapi juga simbol pengakuan dan kepercayaan diri bagi kami. Program ini sangat bermanfaat dan kami berharap bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, serta Kanit Regident Iptu Anggit Ilham Pratama.






