MUI Gresik Siapkan Lomba Film Pendek Islami, Angkat Dakwah dan Budaya Lokal

Rapat koordinasi pengurus Komisi Seni MUI Gresik yang digelar pada Sabtu (21/6/2025) di Kantor MUI Kabupaten Gresik.
Rapat koordinasi pengurus Komisi Seni MUI Gresik yang digelar pada Sabtu (21/6/2025) di Kantor MUI Kabupaten Gresik.

Gresik  – Komisi Seni, Budaya Islami, dan Remaja Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik terus berinovasi dalam menyebarkan dakwah di era digital. Salah satu program unggulan yang kini tengah digodok adalah lomba film pendek Islami bertema dakwah dan kearifan lokal.

Program ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar pada Sabtu (21/6/2025) di Kantor MUI Kabupaten Gresik. Rapat dihadiri oleh jajaran pengurus komisi dan sejumlah anggota, serta mendapat dukungan penuh dari pimpinan MUI.

Sekretaris Umum MUI Gresik, Makmun, M.Ag., dalam arahannya mengapresiasi langkah progresif Komisi Seni dalam merancang program yang relevan dengan perkembangan zaman, khususnya di tengah era digitalisasi.

“Komisi Seni telah menunjukkan konsistensi dalam merumuskan ide dan gagasan yang selaras dengan visi besar MUI Gresik untuk menjadi organisasi pelayanan umat bertaraf nasional pada 2029,” ujar Makmun.

Ia juga menekankan pentingnya setiap komisi menghadirkan program unggulan yang berkelanjutan, sebagai kontribusi nyata terhadap dakwah dan pemberdayaan umat.

Sementara itu, Ketua Komisi Seni, Hj. Sri Wahyuni, M.Pd., memaparkan bahwa lomba film pendek Islami tahun ini mengusung tema “Sinergi Dakwah Seni dalam Melestarikan dan Mengembangkan Kearifan Lokal Gresik.”

“Film yang dilombakan harus memuat unsur budaya khas Gresik dan pesan dakwah yang kuat. Peserta lomba dibatasi hanya untuk warga Kabupaten Gresik, sebagai bentuk penggalian potensi lokal, terutama dari kalangan remaja,” jelas Sri Wahyuni.

Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda dan komunitas film lokal, untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui media visual yang modern dan menarik.

Sosialisasi serta pendaftaran lomba dijadwalkan dimulai pada awal Juli 2025. Diharapkan, kegiatan ini mampu memperkuat identitas budaya lokal sekaligus menjadi media edukasi dakwah yang segar dan inovatif.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Sekretaris Komisi Hj. Ayu Mira, ST., S.Pd., serta anggota komisi lainnya seperti H. Agus Suharno, Komang Jaya Updahana, S.Sos., dan Hj. Dwi Astuti Dewi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *