Gresik – Pemerintah Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik tengah merealisasikan pembangunan sarana olahraga berupa lapangan voli di wilayah desanya.
Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya desa dalam mendukung minat dan bakat generasi muda, sekaligus menciptakan ruang olahraga yang lebih layak dan aman.
Kepala Desa Babakbawo, Khamim, S.Pd.I, menjelaskan bahwa pembangunan lapangan voli dimulai pada tahun anggaran 2025 melalui alokasi Dana Desa tahap pertama.
“Untuk tahap awal ini, kami alokasikan dana sebesar Rp 122.464.000. Pekerjaannya mencakup struktur lapisan bawah dan pengurukan lahan,” ungkapnya.
Lapangan tersebut dibangun di atas lahan milik desa dengan ukuran 27 meter panjang, 17 meter lebar, dan ketebalan 0,15 meter.
Pembangunan tahap awal difokuskan pada persiapan pondasi dan perataan tanah agar aman digunakan dan siap untuk pengembangan selanjutnya.
“Insyaallah tahun depan akan kita lanjutkan pada tahap kedua. Rencananya lapangan ini akan dibeton, supaya lebih kuat dan layak digunakan untuk kegiatan jangka panjang. Target kami seluruh pembangunan bisa selesai pada tahun 2026,” terangnya.
Khamim mengungkapkan bahwa inisiatif pembangunan lapangan voli ini tidak lepas dari tingginya antusiasme para pemuda di Babakbawo terhadap olahraga voli.
Sebelumnya, para pemuda biasa bermain voli di halaman Balai Desa. Namun karena lokasi yang kurang efektif menyebabkan sering kali bola mengenai bangunan kantor desa, sehingga aktivitas tersebut akhirnya dibatasi.
“Karena sering bolanya mengenai kantor balai desa, akhirnya tidak diperbolehkan lagi main di situ. Maka kami alihkan ke lokasi baru yang lebih representatif. Ini juga demi kenyamanan dan keamanan semua pihak,” jelas Khamim.
Selain sebagai tempat olahraga, pembangunan lapangan voli ini juga menjadi bagian dari program pembinaan generasi muda di desa.
Menurut Khamim, Babakbawo pernah memiliki pemuda-pemuda berbakat yang sukses masuk ke tim voli kabupaten. Potensi tersebut ingin kembali digali dan dikembangkan melalui fasilitas yang memadai.
“Kami berharap dari lapangan ini akan lahir atlet-atlet voli profesional dari Babakbawo. Kami ingin memberi ruang kepada anak-anak muda untuk berlatih dan berkembang secara maksimal,” pungkasnya.






