Pemdes Dalegan Komitmen Cetak SDM Unggul dan Tekan Angka Stunting Sejak Usia Dini

Pelepasan puluhan anak dari SPS Mutiara Kasih yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. Acara tersebut digelar di Balai Desa Dalegan pada Selasa (17/6/2025) pagi.
Pelepasan puluhan anak dari SPS Mutiara Kasih yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. Acara tersebut digelar di Balai Desa Dalegan pada Selasa (17/6/2025) pagi.

Gresik – Pemerintah Desa (Pemdes) Dalegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sejak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), dan program percepatan penurunan stunting.

Salah satu bentuk nyata dukungan ini terlihat dalam kegiatan pelepasan puluhan anak dari SPS Mutiara Kasih yang telah menyelesaikan masa pendidikannya. Acara tersebut digelar di Balai Desa Dalegan pada Selasa (17/6/2025) pagi.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Pemdes Dalegan mengalokasikan Dana Desa guna membiayai operasional dan kebutuhan pembelajaran di SPS Mutiara Kasih. Dukungan ini juga diperkuat oleh peran aktif para kader PKK, kader kesehatan, dan Bunda PAUD Desa Dalegan, yang dijabat oleh istri Kepala Desa.

Kepala Desa Dalegan, Moh Qolib, menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan instruksi pemerintah pusat agar desa turut serta dalam mendukung layanan pendidikan, kesehatan, serta penanganan stunting secara menyeluruh.

“Tahun ini kami alokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan PKK, posyandu balita dan lansia, serta sektor kesehatan lainnya,” ujar Qolib.

Ia merinci, anggaran sebesar Rp57 juta dialokasikan untuk mendukung layanan pra-PAUD, SPS, dan program SOTH. Sementara itu, dana sebesar Rp71 juta difokuskan untuk program percepatan penurunan stunting, yang mulai berjalan sejak sebulan terakhir.

Program penanganan stunting di Desa Dalegan dilakukan secara intensif, salah satunya melalui pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap hari selama tiga bulan, termasuk kepada calon ibu. Sesuai anjuran Dinas Kesehatan, PMT diberikan dalam bentuk susu, makanan bergizi, dan suplemen harian.

“Saat ini tercatat ada 10 anak balita yang mengalami stunting di Desa Dalegan. Tahun lalu sempat turun menjadi enam, namun kembali meningkat karena masuknya data baru. Kami terus berupaya menekan angka tersebut secara berkelanjutan,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Desa Dalegan dikenal sebagai desa wisata dengan daya tarik utama Pantai Pasir Putih, dan terdiri dari empat dusun: Larangan, Mulyorejo, Wonorejo, dan Seberoh.

Melalui sinergi lintas sektor antara Pemdes, kader PKK, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan program pembangunan manusia berbasis desa dapat berjalan optimal dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *