Sampah Pasar Jadi Berkah, TPS3R Desa Randuboto Diperkuat Kerja Sama Pemkab Gresik

Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Pemkab Gresik menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Randuboto untuk pengelolaan sampah Pasar Sidayu selama periode 2026–2027.
Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Pemkab Gresik menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Randuboto untuk pengelolaan sampah Pasar Sidayu selama periode 2026–2027.

Gresik –  Upaya Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis desa terus diperkuat. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), Pemkab Gresik menjalin kerja sama dengan Pemerintah Desa Randuboto untuk pengelolaan sampah Pasar Sidayu selama periode 2026–2027.

Kerja sama ini tidak sekadar menyelesaikan persoalan sampah pasar, tetapi juga menjadi langkah nyata pemberdayaan desa melalui penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Randuboto. Selama dua tahun ke depan, TPS3R Randuboto akan mengelola seluruh sampah pasar, baik organik maupun anorganik.

Dalam kesepakatan tersebut, Diskoperindag Gresik memberikan imbal jasa pengelolaan sampah sebesar Rp1.500.000 per bulan kepada Pemerintah Desa Randuboto. Selain sebagai solusi kebersihan pasar, skema ini dinilai mampu menjaga keberlangsungan operasional TPS3R desa.

Kepala Desa Randuboto, Andhy Sulandra, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi angin segar bagi TPS3R yang sebelumnya justru mengalami kekurangan bahan baku sampah akibat keberhasilan program pemilahan dan pembuatan ribuan biopori di wilayah desa.

“TPS3R kami sempat defisit sampah. Dengan kerja sama ini, operasional bisa lebih optimal sekaligus memperkuat konsep ekonomi sirkular di desa,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, pengelolaan sampah di TPS3R Randuboto telah dilakukan secara terpadu. Sampah organik diolah menjadi kompos dan dimanfaatkan sebagai pakan ayam ras Arab petelur, sementara sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang.

Sementara itu, Diskoperindag Gresik bertanggung jawab menyediakan fasilitas tempat sampah terpilah di Pasar Sidayu serta mengangkut sampah ke lokasi TPS3R. Pemilahan sejak dari sumber menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan tanpa menimbulkan dampak lingkungan.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menciptakan pasar yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan desa dalam membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang bernilai ekonomi di Kabupaten Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *