Gresik – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti halaman UPT SMPN 6 Gresik di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Senin (15/7), saat Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026.
Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Wabup yang akrab disapa Dokter Alif mengajak para peserta didik baru untuk menjadikan MPLS sebagai momentum membangun adaptasi, semangat belajar, dan menjalin kebersamaan.
“MPLS harus menjadi pengalaman yang hangat dan menyenangkan. Karena dari sinilah semangat belajar dimulai, lingkungan sekolah dikenali, dan nilai-nilai karakter mulai ditanamkan,” tuturnya.
Mengusung konsep “MPLS RAMAH”, kegiatan ini diharapkan memberikan kesan positif kepada siswa baru. Selain pengenalan lingkungan sekolah, nilai kejujuran, disiplin, dan kebersamaan juga menjadi bagian penting dari proses adaptasi.
Dokter Alif juga menyinggung sinergi antara UPT SMPN 6 dan eks gedung SMPN 30 yang kini tengah disiapkan menjadi Sekolah Rakyat—program pendidikan gratis untuk siswa dari keluarga miskin ekstrem.
“Di sekolah ini, anak-anak tidak hanya belajar akademik. Mereka juga diajarkan untuk menjadi pribadi yang cerdas dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Usai apel, Wabup bersama rombongan meninjau langsung pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) serta progres renovasi gedung Sekolah Rakyat yang rencananya mulai aktif digunakan pada Agustus 2025. Pekerjaan renovasi dilakukan oleh Nindya Adhi KSO, dan saat ini telah memasuki hari ke-11 pengerjaan.
“Alhamdulillah progresnya lancar. Kami harap sebelum 17 Agustus semuanya sudah rampung, termasuk fasilitas dan perabot lengkap dari pihak pelaksana,” kata Wabup optimis.
Dokter Alif mengungkapkan, sebanyak 75 siswa kelas 1 SMA sudah terdaftar sebagai peserta didik di Sekolah Rakyat, dengan pembagian tiga rombongan belajar (Rombel).
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, serta Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR atas dukungan terhadap keberadaan Sekolah Rakyat di Gresik.
“Sekolah Rakyat adalah harapan baru bagi anak-anak dari keluarga Desil 1. Mereka berhak mendapatkan masa depan cerah dan pendidikan yang layak, tanpa terkendala biaya,” tegasnya.
Tak hanya itu, Wabup juga meninjau pemeriksaan kesehatan gratis bagi calon siswa Sekolah Rakyat yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik di UPT Puskesmas Sidayu.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita tidak hanya mendapatkan pendidikan, tapi juga kesehatan yang prima. Pemeriksaan ini adalah bagian dari komitmen kita membangun kesejahteraan anak-anak Indonesia, mulai dari bangku sekolah,” pungkasnya.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam agenda ini antara lain Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Sosial Umi Khoiroh, Sekretaris Dinas Pendidikan Herawan Eka Kusuma, Kepala UPT SMPN 6 Gresik Abdul Aziz, serta Forkopimcam Sidayu.






