SIG Kerahkan Kekuatan Grup untuk Tanggap Bencana di Sumatra, Ribuan Paket Bantuan Disalurkan Cepat

GA & Comrel Manager PT Solusi Bangun Andalas, Tafaul Rijal (kelima kanan) bersama Sekda Kota Banda Aceh, Jalaluddin (keenam kanan), menyerahkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Dusun Tanggul, desa Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh yang diterima oleh tokoh masyarakat setempat pada Sabtu (29/11/2025).
GA & Comrel Manager PT Solusi Bangun Andalas, Tafaul Rijal (kelima kanan) bersama Sekda Kota Banda Aceh, Jalaluddin (keenam kanan), menyerahkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Dusun Tanggul, desa Kuta Alam, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh yang diterima oleh tokoh masyarakat setempat pada Sabtu (29/11/2025).

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengerahkan kekuatan penuh melalui dua anak perusahaannya, PT Semen Padang dan PT Solusi Bangun Andalas (SBA), untuk mempercepat penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra Barat, Aceh, dan Sumatra Utara pada akhir November 2025. Curah hujan ekstrem menyebabkan ribuan warga mengungsi, puluhan fasilitas umum rusak, dan menimbulkan korban jiwa.

Sebagai respons awal, SIG memobilisasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang yang bekerja bersama tim gabungan pemerintah untuk evakuasi warga, pemetaan lokasi bencana, serta identifikasi kebutuhan mendesak di lapangan. Hingga Sabtu (29/11/2025), Semen Padang telah menyalurkan 1.600 paket sembako, terpal, hingga air mineral ke lima kecamatan terdampak di Kota Padang: Pauh, Koto Tengah, Nanggalo, Kuranji, dan Lubuk Kilangan.

Untuk memperkuat layanan darurat, perusahaan juga mendirikan Posko Satgas Bencana yang dilengkapi perangkat listrik, peralatan kebersihan, truk pengangkut air bersih, peralatan komunikasi, serta tim medis dari Semen Padang Hospital. Posko tersebut beroperasi di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Di Palembayan, Semen Padang menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi dan relawan.

Sementara itu di Aceh, SBA menyalurkan 738 paket bantuan ke enam kabupaten/kota, meliputi Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Besar, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan Bireuen. SIG juga tengah mempersiapkan penyaluran bantuan untuk wilayah terdampak di Sumatra Utara.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menyampaikan belasungkawa serta keprihatinan atas dampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Ia menegaskan bahwa percepatan distribusi bantuan merupakan prioritas perusahaan sebagai bentuk kehadiran BUMN dalam situasi darurat.

“Kami terus mengoptimalkan pendistribusian bantuan secara merata dan tepat sasaran agar dapat meringankan beban para korban. Tim kami di lapangan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan seluruh bantuan tiba sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Indrieffouny menegaskan bahwa SIG akan melanjutkan pemantauan hingga masa tanggap darurat selesai, dan siap menambah dukungan sesuai kebutuhan pemulihan di tiap daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *