Gresik – Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab), dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik masa bakti 2025–2030 berlangsung khidmat di Mandala Bhakti Praja, Senin (28/10). Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97.
Bupati Gresik sekaligus Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Gresik, H. Fandi Akhmad Yani, menegaskan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda Gresik yang unggul dan berdaya saing.
“Kita ingin melahirkan generasi emas, bukan generasi cemas. Tantangan di depan menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya berharap Gerakan Pramuka mampu membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, berintegritas, dan punya keberanian,” ujar Bupati Yani.
Dalam sambutannya, Bupati Yani juga mengaitkan semangat kepramukaan dengan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini tidak sekadar pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas.
“Niat besar dan mulia dalam MBG ini harus kita jaga bersama. Dari perbaikan gizi akan tumbuh anak-anak muda yang sehat, kuat, dan hebat. Inilah investasi masa depan bangsa, yang nantinya bisa didorong lebih lanjut oleh Pramuka,” tambahnya.
Bupati Yani mengajak seluruh jajaran Pramuka Gresik untuk menjadi motor penggerak perubahan dan wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, berjiwa sosial, dan mencintai tanah air.
“Anak-anak muda dengan karakter kuat dan integritas tinggi akan membawa Gresik dan Indonesia menjadi lebih maju. Pramuka harus hadir di barisan terdepan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, Kak Arum Sabil, menyampaikan bahwa pelantikan pengurus kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.
“Sembilan puluh tujuh tahun silam, para pemuda berkumpul dalam kesederhanaan, namun membawa cita-cita besar. Dari Sumpah Pemuda, bangsa ini belajar bahwa kekuatan sejati bukan pada jumlah, tetapi pada persatuan dan semangat berbuat baik bersama. Di bawah bendera Gerakan Pramuka, semangat itu harus terus kita hidupkan,” ujar Arum Sabil.
Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar pengabdian kepada bangsa.
“Ketika kakak-kakak dilantik, sejatinya bukan menerima jabatan, melainkan menerima amanah dari masa depan bangsa,” tambahnya.
Sebagai informasi, Andhy Hendro Wijaya resmi dikukuhkan sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik masa bakti 2025–2030. Ia akan menakhodai Gerakan Pramuka Gresik hingga lima tahun mendatang dengan semangat kolaboratif dan inovatif.






