Desa Tebalo Gencarkan Posyandu ILP, Jaga Kesehatan Warga dari Balita hingga Lansia

Pelayanan Kesehatan Pemerintah Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, melalui program Posyandu Integrasi Layanan Prima (ILP) yang digelar rutin setiap bulan.
Pelayanan Kesehatan Pemerintah Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, melalui program Posyandu Integrasi Layanan Prima (ILP) yang digelar rutin setiap bulan.

Gresik – Pemerintah Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya melalui program Posyandu Integrasi Layanan Prima (ILP) yang digelar rutin setiap bulan. Kegiatan ini menyasar semua kelompok usia, mulai dari balita, remaja, dewasa, hingga lansia.

Sekretaris Desa Tebalo, M. Rosyid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemdes dalam menyiapkan generasi sehat dan tangguh. Tak hanya pelayanan medis ringan, warga juga mendapat Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diambil dari dana desa.

“Kegiatan Posyandu ILP ini kami adakan sebulan sekali. Karena Desa Tebalo memiliki empat RW, pelaksanaannya kami bagi. RW 1 di Balai Desa, sementara RW 2 hingga RW 4 digelar di rumah kader atau balai RW setempat,” jelas Rosyid saat ditemui pada Rabu (09/07/2025).

Kegiatan ini turut melibatkan kader-kader kesehatan desa. Salah satunya, Ny. Mashudah, yang juga menjabat sebagai Ketua RW 1 dan koordinator Posyandu. Ia menjelaskan bahwa layanan Posyandu ILP mencakup berbagai tahapan pemeriksaan sesuai kelompok usia.

“Balita usia 0 hingga 71 bulan kami layani dengan timbang badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan,” terang Mashudah.

Untuk ibu hamil, pelayanan serupa diberikan dengan tambahan pemberian tablet penambah darah. Sementara untuk remaja usia 7–18 tahun serta dewasa dan lansia usia 28 tahun ke atas, layanan mencakup pengukuran lingkar lengan, tinggi badan, tekanan darah, hingga pemeriksaan kadar gula darah.

Menariknya, menu PMT yang diberikan setiap kali Posyandu juga bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan usia. “Hari ini, untuk balita kami sajikan telur dan kacang. Sedangkan remaja dan dewasa kami beri menu sayur dan tahu,” tambah Mashudah.

Kegiatan Posyandu ILP di Desa Tebalo menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan peduli pada kualitas hidup warganya. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga dan kader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *