Komisi III DPRD Gresik Sidak Jalan Bungah, Proyek Rp13,9 Miliar Ditarget Rampung Oktober

Komisi III DPRD Kabupaten Gresik turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek peningkatan Jalan Bungah sepanjang 5,3 kilometer, Kamis (19/8/2026).
Komisi III DPRD Kabupaten Gresik turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek peningkatan Jalan Bungah sepanjang 5,3 kilometer, Kamis (19/8/2026).

Gresik – Komisi III DPRD Kabupaten Gresik turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek peningkatan Jalan Bungah sepanjang 5,3 kilometer, Kamis (19/8/2026).

Proyek yang membentang dari Pertigaan Bungah hingga Desa Melirang tersebut menelan anggaran Rp13,9 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2026. Dewan memastikan pengerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026.

Dalam sidak tersebut, sejumlah anggota Komisi III memeriksa langsung proses pengerjaan, termasuk pengecoran beton bahu jalan. Mereka juga melihat volume pekerjaan serta material yang digunakan.

Rombongan Komisi III dipimpin Ketua Komisi III DPRD Gresik Sulis Irbansyah, didampingi Wakil Ketua Abdullah Hamdi, serta Yuyun Wahyudi, Nur Saidah, Khoirul Huda, Anton dan Danang Suwantara.

Ketua Komisi III DPRD Gresik, Sulis Irbansyah, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai target sekaligus memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan.

“Selain memastikan proyek selesai sesuai target, kami ingin melihat langsung proses pengerjaannya, mulai dari volume hingga material yang digunakan,” kata Sulis.

Menurutnya, pengawasan secara langsung di lapangan diperlukan agar proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut memberikan hasil sesuai perencanaan dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Selain kualitas pekerjaan, aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas juga menjadi perhatian dewan. Anggota Komisi III DPRD Gresik, Yuyun Wahyudi, mengatakan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus diperhatikan selama proses pembangunan berlangsung.

“Kami ingin melihat bagaimana pengaturan lalu lintas selama proyek berlangsung agar tidak mengganggu pengguna jalan maupun menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Proyek CV Sekawan Abdi Karya, Fiqih Febrianto, memastikan pengerjaan proyek berjalan sesuai tahapan dan petunjuk teknis, termasuk penggunaan material serta volume pekerjaan.

“Pengerjaan sudah dimulai sejak Juni dan insyaallah selesai akhir Oktober. Saat ini kami masih menuntaskan beton bahu jalan. Setelah itu dilanjutkan pengaspalan dan pemasangan saluran air atau u-ditch,” jelasnya.

Proyek peningkatan Jalan Bungah tersebut dikerjakan CV Sekawan Abdi Karya dengan nilai kontrak Rp13,9 miliar. Selain pengecoran beton bahu jalan dan pengaspalan, pekerjaan juga mencakup pemasangan saluran air atau u-ditch untuk mendukung fungsi dan kualitas ruas jalan.

DPRD Gresik berharap proses pengerjaan hingga tahap akhir tetap mendapat pengawasan sehingga kualitas proyek sesuai spesifikasi dan target penyelesaian dapat tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *