MUSDA MUI Kecamatan Dukun Tetapkan Kembali KH. Hilal sebagai Ketua Periode 2025–2030

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dukun menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) sebagai penanda berakhirnya masa khidmah kepengurusan lima tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/12/2025).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dukun menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) sebagai penanda berakhirnya masa khidmah kepengurusan lima tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/12/2025).

Gresik – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Dukun menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) sebagai penanda berakhirnya masa khidmah kepengurusan lima tahun sebelumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/12/2025).

Dalam forum tertinggi organisasi tingkat kecamatan tersebut, Drs. KH. Hilal, Dip.Is., M.H. kembali dipercaya memimpin MUI Kecamatan Dukun untuk masa khidmah 2025–2030. Sementara itu, Camat Dukun Gunawan Purna Atmaja, S.STP., M.M. ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan (ex officio).

Dalam sambutannya, KH. Hilal menyampaikan rasa syukur sekaligus memohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Dengan dukungan, doa, serta bantuan moril dan spiritual dari semua pihak, insyaallah kami akan menjalankan program-program MUI Dukun dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” ujar KH. Hilal.

Ia menegaskan bahwa MUSDA memiliki peran strategis sebagai forum evaluasi sekaligus perumusan arah kebijakan dan program kerja MUI Kecamatan Dukun untuk lima tahun ke depan.

“Kami menyadari bahwa masih ada program yang belum berjalan optimal. Namun alhamdulillah, wilayah Kecamatan Dukun relatif kondusif, khususnya dalam kehidupan keagamaan. Kerukunan umat dapat terjaga berkat dukungan dan sinergi Ormas Islam, terutama NU dan Muhammadiyah,” jelasnya.

KH. Hilal juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Gresik serta Pemerintah Kecamatan Dukun atas dukungan yang selama ini diberikan.

“Terima kasih kepada DP MUI Kabupaten Gresik dan Bapak Camat Dukun yang senantiasa memfasilitasi kegiatan MUI sehingga program-program dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Dukun Gunawan Purna Atmaja menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara MUI Kecamatan Dukun dan pemerintah kecamatan.

“Apa yang disampaikan Ketua MUI Dukun benar adanya. Kolaborasi antara MUI dan Pemerintah Kecamatan selama ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus ditingkatkan demi menjaga kerukunan dan ketentraman masyarakat.

“Harapan kami, kerja sama ini terus diperkuat agar masyarakat Kecamatan Dukun tetap ayem dan tentrem,” tambahnya.

Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH. Ainur Rofiq Thoyyib, dalam sambutan dan arahannya berharap pelaksanaan MUSDA dapat berjalan lancar dan membawa kemajuan bagi MUI Kecamatan Dukun.

“Al-jama’atu rahmatun wal furqotu adzabun. Jamaah itu rahmat, perpecahan itu azab. Mari kita jadikan MUSDA ini sebagai jalan untuk memajukan Islam dan menjaga izzul Islam wal muslimin,” tutur KH. Ainur Rofiq.

Ia juga menekankan pentingnya memilih pengurus yang memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan peran MUI di tingkat kecamatan. Ke depan, MUI Kecamatan Dukun direncanakan memiliki dua komisi utama, yakni Komisi Dakwah dan Pendidikan, serta Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Ekonomi.

“Kecamatan memiliki peran strategis dan lebih spesifik. Karena itu, MUI Kecamatan harus mendapat perhatian serius agar perannya semakin optimal,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus MUI Kabupaten Gresik, antara lain Sekretaris Umum Makmun, M.Ag., Ketua Bidang Pendidikan dan Kaderisasi KH. Abdul Malik, MM., M.Fil.I., serta Ketua Bidang Dakwah, Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Drs. Nur Fakih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *