Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dengan menjalin kerja sama strategis bersama Fakultas Ekonomi Universitas Gresik (Unigres). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dalam acara workshop kolaborasi yang digelar di Aula Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik.
Acara dihadiri oleh Plt. Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, Kepala Disnaker Gresik Zainul Arifin, Rektor Unigres Riski Dwi Prameswari, Dekan Fakultas Ekonomi Rahmat Ilham, serta lebih dari 350 mahasiswa.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Gresik menyampaikan apresiasi terhadap Unigres atas kolaborasi ini. Ia juga memperkenalkan program unggulan “Gresik Kerja”, yang dikelola oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), sebagai sarana bagi masyarakat – khususnya generasi muda – untuk mengakses pelatihan dan informasi lowongan kerja dari berbagai perusahaan di wilayah Gresik.
“Kami punya program Gresik Kerja yang menyediakan info lowongan serta pelatihan keterampilan kerja. Ini bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk mempersiapkan diri masuk ke dunia kerja,” ujar Bupati Asluchul Alif.
Ia juga mengingatkan pentingnya peningkatan keterampilan sesuai jurusan, mengingat dunia kerja kini menuntut tenaga kerja yang aktif, kompeten, dan adaptif.
“Kami telah menetapkan Perda No. 71, yang mengharuskan 60% tenaga kerja di perusahaan di Gresik berasal dari masyarakat lokal,” tambahnya.
Dekan Fakultas Ekonomi Unigres, Rahmat Ilham, menyambut baik kerja sama ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan lulusan yang berdaya saing tinggi.
“Kami percaya, kerja sama ini akan membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk siap menghadapi dunia kerja. Dukungan dari pemerintah menjadi sangat penting dalam proses itu,” ujarnya.
Penandatanganan MoA antara Unigres, Disnaker, dan Pemkab Gresik menjadi bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas SDM lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.






