Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik terus menyiapkan generasi muda sebagai agen promosi daerah melalui ajang Pemilihan Duta Cak Yuk Gresik 2025. Hal itu ditegaskan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Grand Final yang digelar di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Minggu malam (14/12/2025).
Menurut Bupati Yani, Duta Cak Yuk tidak hanya berperan sebagai ikon seremoni, tetapi juga menjadi wajah daerah yang membawa nilai budaya, pariwisata, dan karakter masyarakat Gresik ke tingkat yang lebih luas.
“Duta Cak Yuk adalah representasi generasi muda Gresik yang diharapkan mampu mempromosikan potensi daerah dengan cara yang kreatif, santun, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ajang dua tahunan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Kabupaten Gresik ini mengusung tema “Symphony of Dhurung, Breathing Legacy Living Harmony”. Tema tersebut mencerminkan nilai kearifan lokal sebagai fondasi harmoni sosial masyarakat pesisir dan pedesaan Gresik.
Pemilihan Duta Cak Yuk 2025 diikuti peserta dari kalangan pelajar SLTA hingga mahasiswa. Dari 25 pasangan yang mengikuti tahapan seleksi awal, 15 pasangan terbaik berhasil melaju ke babak grand final setelah melewati serangkaian pembekalan, uji wawasan, dan penilaian kepribadian.
Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa para finalis dipersiapkan tidak hanya untuk tampil di panggung, tetapi juga untuk berkontribusi aktif dalam kegiatan promosi daerah, event pariwisata, hingga kampanye budaya lokal.
“Duta Cak Yuk kami dorong menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengenalkan Gresik kepada publik yang lebih luas,” katanya.
Dewan juri yang terdiri dari unsur penegak hukum, akademisi, dan praktisi budaya menetapkan pasangan Cak Arsya Fahriza dan Yuk Nadia Tiara Farradilla sebagai Juara Umum Duta Cak Yuk Gresik 2025. Keduanya dinilai memiliki kapasitas komunikasi, wawasan, serta komitmen untuk menjalankan peran sebagai duta daerah.
Menutup kegiatan, Bupati Yani berharap keberadaan Duta Cak Yuk Gresik mampu menjadi penggerak promosi pariwisata sekaligus teladan generasi muda dalam menjaga nilai budaya dan identitas daerah.
“Melalui anak-anak muda inilah wajah Gresik diperkenalkan secara positif, inklusif, dan membanggakan,” pungkasnya.






