May Day 2026 di Gresik Berlangsung Kondusif, Pemkab dan Buruh Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar secara kondusif dan penuh kebersamaan di halaman Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (1/5/2026).
Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar secara kondusif dan penuh kebersamaan di halaman Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (1/5/2026).

Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan pekerja melalui peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar secara kondusif dan penuh kebersamaan di halaman Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat (1/5/2026).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan May Day kali ini berlangsung tanpa aksi turun ke jalan. Pemkab Gresik bersama serikat pekerja memilih pendekatan yang lebih humanis melalui tasyakuran, doa bersama, serta penguatan komitmen bersama demi menjaga stabilitas daerah dan keberlanjutan pembangunan.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa momentum May Day harus dimaknai sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

“Peringatan 1 Mei ini menjadi pengingat bahwa kesejahteraan pekerja adalah prioritas kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kondusivitas daerah, agar Gresik tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan ramah investasi,” ujarnya.

Sebagai bentuk nyata penguatan sinergi tersebut, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan serikat pekerja dan serikat buruh se-Kabupaten Gresik.

Komitmen itu memuat sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan regulasi ketenagakerjaan, peningkatan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal, hingga penguatan sistem hubungan industrial yang berkeadilan.

Pemkab Gresik juga menegaskan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dan keterampilan tenaga kerja. Implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022 tentang kesempatan kerja pun terus dioptimalkan, dengan target minimal 60 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal.

“Ketika SDM kita semakin kompeten dan kesempatan kerja terbuka luas bagi warga Gresik, maka kesejahteraan akan tumbuh secara berkelanjutan,” tegas Bupati Yani.

Selain itu, Pemkab Gresik bersama unsur tripartit akan memperkuat monitoring rekrutmen tenaga kerja serta mengoptimalkan peran Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Ketenagakerjaan dalam mendeteksi dini potensi pelanggaran hak normatif pekerja, guna menjaga hubungan industrial tetap harmonis.

Ketua Panitia Perayaan May Day 2026, Subari, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik, dunia usaha, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Momentum May Day ini kita isi dengan kegiatan positif sebagai wujud syukur, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai peringatan tahun ini menjadi simbol kedewasaan hubungan industrial di Gresik, di mana pekerja, pemerintah, dan pengusaha mampu duduk bersama dalam suasana harmonis dan konstruktif.

Suasana kebersamaan juga terasa melalui berbagai kegiatan hiburan dan pengundian hadiah bagi para peserta. Panitia menyediakan beragam doorprize menarik, termasuk hadiah utama berupa satu unit motor niaga dan satu unit kendaraan bermotor yang disambut antusias para pekerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir, Dandim 0817 Letkol Infanteri Fadly Subur Karamaha, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Ketua Komisi IV DPRD Muchamad Zaifudin, Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rahman, Ketua Kadin Gresik Mochamad Choirul Rizal, jajaran kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan serikat pekerja dan buruh se-Kabupaten Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *