Gresik – Wakil Bupati Gresik sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik, Asluchul Alif, melantik sebanyak 126 Pramuka Garuda Tahun 2026 di Gedung Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik, Rabu (17/6/2026).
Pelantikan tersebut diikuti anggota Pramuka dari berbagai golongan, mulai Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gresik Andy Hendro Wijaya, para pembina Pramuka, serta orang tua peserta.
Dalam sambutannya, Asluchul Alif menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil meraih predikat Pramuka Garuda. Menurutnya, capaian tersebut merupakan prestasi tertinggi dalam jenjang pendidikan kepramukaan yang diraih melalui proses panjang dan penuh komitmen.
“Jadikan momen pelantikan ini sebagai semangat baru bagi generasi muda untuk terus berkomitmen membangun Kabupaten Gresik yang lebih baik,” ujar Alif.
Ia menjelaskan, seorang Pramuka Garuda tidak lahir secara instan. Para peserta harus melalui berbagai tahapan pembinaan, memenuhi syarat kecakapan umum dan khusus, menunjukkan keteladanan, memiliki kepedulian sosial, serta mampu mengimplementasikan kemampuan yang dimiliki dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Alif, keberadaan Pramuka Garuda kini juga mulai mendapat pengakuan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia sebagai salah satu nilai tambah dalam proses seleksi mahasiswa baru.
“Saat ini berbagai perguruan tinggi di Indonesia telah memberikan apresiasi dan pengakuan terhadap prestasi Pramuka Garuda sebagai salah satu capaian yang bernilai dalam proses seleksi mahasiswa baru. Mudah-mudahan ini terus dapat diperkuat dan diterapkan secara luas pada jenjang pendidikan dasar dan menengah,” katanya.
Alif menilai, di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas tinggi, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta rasa cinta tanah air.
Karena itu, ia berharap para Pramuka Garuda mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat, inspirasi, dan solusi di lingkungan masing-masing.
“Saya berharap adik-adik Pramuka Garuda mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat, inspirasi, dan solusi di manapun berada. Hingga menjadi calon pemimpin di masa depan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Alif menegaskan bahwa penyematan tanda Pramuka Garuda bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijaga. Amanah untuk menjadi teladan, menjaga nama baik Gerakan Pramuka, terus mengembangkan diri, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan penghargaan kepada para pembina Pramuka, Kamabigus, Majelis Pembimbing, serta orang tua peserta yang telah memberikan dukungan dan pendampingan hingga para peserta berhasil mencapai tingkatan Pramuka Garuda.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama yang luar biasa antara peserta didik, keluarga, sekolah, dan Gerakan Pramuka. Mari kita jadikan pelantikan ini sebagai momentum untuk memperkuat tekad, meningkatkan kualitas diri, serta menumbuhkan semangat berkarya demi agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.






