SIG Borong Tiga Penghargaan Indonesia HR Excellence 2026, Bukti Komitmen Bangun SDM Unggul

Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi (tengah); Group Head of Human Capital Operational SIG, Febriandita Kusuma (kedua kiri); Group Head of Strategic Human Capital SIG, Ruri Adam (kelima kiri) menerima penghargaan HR Excellence 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta, pada Rabu (10/6/2026).
Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi (tengah); Group Head of Human Capital Operational SIG, Febriandita Kusuma (kedua kiri); Group Head of Strategic Human Capital SIG, Ruri Adam (kelima kiri) menerima penghargaan HR Excellence 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta, pada Rabu (10/6/2026).

Jakarta – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berorientasi kinerja kembali mendapat pengakuan nasional. Pada ajang Indonesia HR Excellence 2026, SIG berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dengan predikat Excellent, predikat tertinggi dalam ajang tersebut.

Tiga penghargaan yang diraih SIG meliputi kategori Learning & Development (L&D), HR Digitalization & People Analytics, serta Wellbeing Management.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Dewan Juri Indonesia HR Excellence 2026, Priyantono Rudito, kepada Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi, dalam acara Indonesia HR Excellence Conference and Awarding 2026 yang diselenggarakan SWA Media Group bersama Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LM FEB UI) di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Indonesia HR Excellence merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan lintas industri atas keberhasilan mereka dalam mengelola SDM. Penilaian dilakukan oleh para profesional dan akademisi berdasarkan berbagai aspek, mulai dari inovasi, keselarasan dengan strategi bisnis, hingga dampak nyata terhadap kinerja perusahaan.

Direktur Human Capital SIG, Hadi Setiadi, mengatakan bahwa kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang semakin kompleks.

“SIG memandang human capital bukan sekadar fungsi pendukung, melainkan enabler bagi pertumbuhan kinerja perusahaan. Melalui Human Capital Architecture, kami fokus mempercepat penguasaan kapabilitas kritikal yang mendukung operational excellence, digital and commercial agility, serta cost transformation. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan praktik pengelolaan SDM yang memberikan nilai tambah bagi bisnis,” ujar Hadi Setiadi.

Dalam mendukung transformasi pengelolaan SDM, SIG mengembangkan Strategic Human Capital Information System (HCIS) Framework dan People Analytics yang mengintegrasikan strategi human capital dengan pengambilan keputusan berbasis data. Sistem tersebut diperkuat dengan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pengambilan keputusan.

Pada awal 2026, SIG juga meluncurkan platform digital Elevate yang dikembangkan secara internal untuk mengelola siklus kinerja dan pengembangan karyawan, mulai dari penetapan KPI, pemantauan capaian, evaluasi kinerja, hingga perencanaan pembelajaran dan pengembangan talenta.

Selain digitalisasi, SIG terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan perusahaan. Melalui berbagai program dan kompetisi inovasi, jumlah inovasi yang dihasilkan meningkat 23 persen menjadi 1.243 inovasi pada 2025. Partisipasi karyawan juga mencapai 9.376 orang atau naik 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hadi Setiadi menegaskan bahwa perusahaan akan terus menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman sebagai fondasi produktivitas dan kinerja berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman merupakan fondasi bagi produktivitas, keterlibatan, dan kinerja yang berkelanjutan. Karena itu, SIG akan terus memperkuat kapabilitas dan produktivitas SDM sebagai penggerak utama pertumbuhan perusahaan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *