Pengurus APPSI Gresik 2026-2031 Dilantik, Wabup Alif Tekankan Sinergi dan Kesejahteraan Pedagang

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat menghadiri pelantikan Pengurus APPSI Gresik 2026-2031
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif saat menghadiri pelantikan Pengurus APPSI Gresik 2026-2031

Gresik – Sebanyak 16 pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Gresik periode 2026-2031 resmi dilantik di Ruang Putri Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, Sabtu (20/6/2026). Dalam pelantikan tersebut, Munawarah resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Gresik.

Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), UPT Pasar Pemkab Gresik, perwakilan DPW APPSI Jawa Timur, serta para pedagang pasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap APPSI dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperkuat keberadaan pasar rakyat sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

“Catatan penting dari kami untuk Bu Muna beserta seluruh jajaran adalah pentingnya koordinasi. Sinergi berarti menempatkan diri sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik, bukan sekadar menyampaikan tuntutan, tetapi bersama-sama mencari solusi terbaik bagi berbagai persoalan di pasar,” ujar Wabup Alif.

Menurutnya, kepengurusan baru APPSI perlu segera membentuk struktur organisasi hingga tingkat unit pasar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempermudah pemetaan persoalan serta kebutuhan pedagang di masing-masing pasar.

Selain itu, Wabup Alif mengingatkan agar organisasi pedagang pasar tetap fokus pada tujuan utama, yakni meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Ia juga berpesan agar APPSI dijalankan secara profesional dan tidak terseret dalam kepentingan politik praktis.

“Tujuan APPSI adalah menyejahterakan para pedagang pasar. Maka rangkul semua. Saya pesan, jangan terlalu banyak dibawa ke politik praktis, nanti organisasi ini tidak bergerak dan kerdil lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Alif juga mengajak APPSI untuk berperan aktif menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar rakyat. Salah satunya dengan memanfaatkan platform digital pemantauan harga SIBAPO serta saluran pengaduan resmi Pemerintah Kabupaten Gresik.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah dapat lebih cepat merespons jika terjadi kenaikan harga yang melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), baik melalui operasi pasar maupun kerja sama dengan Bulog.

Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Gresik periode 2026-2031, Munawarah, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gresik kepada para pedagang pasar.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru berkomitmen memperkuat organisasi sekaligus menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang dan memajukan pasar rakyat di Kabupaten Gresik.

“Kami siap menjadikan APPSI sebagai wadah aspirasi pedagang sekaligus mitra strategis pemerintah. Dengan sinergi yang baik, kami berharap pasar rakyat di Kabupaten Gresik semakin maju dan para pedagang semakin sejahtera,” ujar Munawarah.

Melalui kepengurusan yang baru, APPSI Gresik diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pedagang dan pemerintah, sekaligus mendorong penguatan pasar rakyat agar tetap mampu bersaing dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *