Kolaborasi Pemkab Gresik, Pakuwon, dan Habitat Serahkan 21 Rumah Layak Huni untuk Warga Campurejo

Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pakuwon Group dan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia menyerahkan 21 unit Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat penerima manfaat, Selasa (30/6).
Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pakuwon Group dan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia menyerahkan 21 unit Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat penerima manfaat, Selasa (30/6).

Gresik – Penantian puluhan warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, untuk memiliki hunian yang layak akhirnya terwujud. Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pakuwon Group dan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia menyerahkan 21 unit Rumah Layak Huni (RLH) kepada masyarakat penerima manfaat, Selasa (30/6).

Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Direktur PT Pakuwon Jati Leon Tedja, serta General Manager Resource and Development Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia Abraham Tulung.

Sekda Achmad Washil mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Dana Alokasi Khusus Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK-PPKT) untuk mempercepat penataan kawasan permukiman yang sehat, aman, dan bebas kumuh.

“Program ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mengembalikan martabat warga agar dapat tinggal di lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan produktif,” ujarnya.

Menurut Washil, penanganan kawasan kumuh di Desa Campurejo dilakukan secara terpadu, tidak hanya melalui pembangunan rumah, tetapi juga penyediaan berbagai infrastruktur dasar.

Melalui Program DAK-PPKT Tahun 2025, pemerintah membangun 102 unit rumah baru, meningkatkan kualitas 43 rumah tidak layak huni, membangun 4.136 meter jalan lingkungan dan 5.487 meter drainase, menyediakan satu unit tandon air beserta 209 sambungan rumah, membangun tujuh unit IPAL komunal, 339 sambungan sanitasi rumah, serta satu unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R).

Ia menilai keberhasilan program tersebut tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Hari ini kita menyaksikan penyerahan 21 unit rumah layak huni yang dibangun atas dukungan Pakuwon Group bersama Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia. Ini menjadi bukti bahwa dunia usaha dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan yang berkeadilan,” katanya.

Washil juga menyampaikan apresiasi kepada Pakuwon Group dan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia yang dinilai tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

“Rumah bukan sekadar tempat berteduh. Rumah adalah fondasi lahirnya keluarga yang sehat, anak-anak yang dapat belajar dengan nyaman, serta masyarakat yang lebih produktif dan sejahtera,” tuturnya.

Salah seorang penerima manfaat, Zaki (38), mengaku bantuan tersebut mengubah kehidupan keluarganya. Sebelumnya, ia bersama istri dan anak-anaknya harus tinggal menumpang di rumah orang tuanya karena keterbatasan ekonomi.

“Dulu kami sekeluarga harus berbagi tempat dan berdesakan di rumah orang tua yang kondisinya juga memprihatinkan. Sekarang, alhamdulillah, kami sudah punya rumah sendiri. Bantuan ini benar-benar mengubah masa depan keluarga kami,” ungkap Zaki.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Gresik Ida Lailatussa’diyah, General Manager Finance PT Pakuwon Jati Fenny, General Manager Pakuwon City Tomy Gunawan, Camat Panceng Mohammad Sampurno, Kepala Desa Campurejo Amudi, serta warga penerima manfaat.

Program ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mempercepat pengentasan kawasan kumuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Gresik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *