Gelar Pentas Pencak Silat Peringati Sedekah Bumi, Kades Kemangi : Pencak Silat Adalah Warisan Leluhur Kita Wajib Menjaganya

Pentas atraksi pencak silat dalam rangka sedekah bumi Desa Kemangi Kecamatan Bungah, Sabtu (05/11/2022) malam.
Pentas atraksi pencak silat dalam rangka sedekah bumi Desa Kemangi Kecamatan Bungah, Sabtu (05/11/2022) malam.

Gresik – Pencak silat sebagai seni bela diri khas Indonesia patut untuk dilestarikan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Kemangi Kecamatan Bungah Gresik Ir Ahmad Yusuf, saat mengadakan pentas atraksi pencak silat dalam rangka sedekah bumi desa, Sabtu (05/11/2022) malam.

Pentas pencak silat yang diselenggarakan oleh Pemerintahan Desa Kemangi tersebut diikuti beberapa perguruan se Kecamatan Bungah dan juga dihadiri seluruh tokoh masyarakat dan perangkat Desa Kemangi. Acara semakin makin meriah lantaran disertai kesenian jaranan dan macanan.

Kades Kemangi Ahmad Yusuf mengungkapkan, pencak silat merupakan seni bela diri yang sudah ada selama turun temurun. Karena itu, keberadaannya harus dilestarikan sebagai warisan tradisi dan budaya lokal Nusantara.

“Pencak silat ini sudah ada sejak turun temurun, karenanya kita harus melestarikan budaya lokal asli Nusantara, kalau kita tidak menjaga budaya ini kita akan punah, dan kami selaku Pemerintahan Desa akan terus memberikan dukungan bagi masyarakat dalam mengembangkan budaya tersebut,” ungkapnya.

(Dari Kiri) Kades Kemangi Ahmad Yusuf, Ketua BPD Kemangi Muhammad Subkhan, BPD Desa Indrodelik Muhammad Antonis Suyitno, Sekdes Kemangi Mighfar, saat pegelaran pentas pencak silat dalam rangka Sedekah Bumi Desa Kemangi, Sabtu (05/11/2022)
(Dari Kiri) Kades Kemangi Ahmad Yusuf, Ketua BPD Kemangi Muhammad Subkhan, BPD Desa Indrodelik Muhammad Antonis Suyitno, Sekdes Kemangi Mighfar, saat pegelaran pentas pencak silat dalam rangka Sedekah Bumi Desa Kemangi, Sabtu (05/11/2022)

Selain melestarikan tradisi dan budaya, lanjut Yusuf, pencak silat juga bisa sebagai media pemersatu bangsa dan mempererat tali silaturahmi. Sehingga generasi penerus dapat lebih mencintai, bangga dan melestarikan warisan leluhur Bangsa Indonesia serta tidak mudah dipecah belah.

“Generasi kita harus lebih banyak yang muncul untuk menjaga budaya lokal ini, sehingga seni pencak silat bisa terus ada sebagai warisan budaya Bangsa Indonesia,” ujar dia.

Yusuf menambahkan, seni pencak silat di Gresik Utara khususnya Kecamatan Bungah semakin banyak menorehkan prestasi, baik tingkat daerah, provinsi, maupun Nasional.

“Alhamdulillah pencak silat di utara ini semakin baik, khususnya di Kecamatan Bungah ini banyak peraih medali baik daerah, provinsi maupun nasional,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kemangi Moch Subhan menambahkan, melestarikan seni pencak silat sama halnya merawat keutuhan dan Kebhinekaan serta mempererat kesatuan dan persatuan bangsa.

“Melestarikan budaya seni pencak silat sama halnya menjunjung tinggi persaudaraanan khususnya antar perguruan silat, sekaligus pentas yang digelar IPSI Anak Cabang Kecamatan Bungah ini bagian dari merawat warisan budaya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *