Petrokimia Gresik Dukung Regenerasi Atlet Nasional lewat Kejurnas Angkat Besi Senior 2025

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Senior 2025 yang diselenggarakan di Yogyakarta, 13-18 Mei 2025
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Senior 2025 yang diselenggarakan di Yogyakarta, 13-18 Mei 2025

Yogyakarta – Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung prestasi dan regenerasi atlet angkat besi nasional melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Angkat Besi Senior 2025 yang digelar di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 15–18 Mei 2025.

Ajang ini diikuti oleh 175 peserta yang terdiri dari 84 atlet, 26 pelatih, dan 65 ofisial dari 25 Pengurus Provinsi Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), termasuk Papua Tengah.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan bahwa dukungan terhadap pembinaan atlet angkat besi telah menjadi bagian dari komitmen perusahaan sejak 2022 bersama Pupuk Indonesia.

“Setiap tahun kami mendukung penyelenggaraan Kejurnas Angkat Besi, baik untuk kategori remaja, junior, maupun senior. Ini merupakan wujud nyata upaya kami dalam mencetak atlet nasional berprestasi,” ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/5/2025).

Dalam pembukaan Kejurnas, Direktur SDM Pupuk Indonesia, Tina T. Kemala Intan, turut hadir dan menegaskan bahwa kontribusi Pupuk Indonesia Grup tidak hanya fokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada kebermanfaatan sosial, termasuk bidang olahraga.

“Kami berkolaborasi dengan anak perusahaan seperti Petrokimia Gresik, Pupuk Kaltim, dan Pusri Palembang untuk mendukung regenerasi atlet angkat besi nasional sejak 2022,” ujar Tina.

Dukungan tersebut terbukti membuahkan hasil. Atlet angkat besi Indonesia terus menunjukkan performa gemilang di level internasional. Salah satunya Rizky Juniansyah, yang sukses meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024. Ia bersama Rahmat Erwin dan Juliana Klarisa juga baru saja meraih tujuh medali dalam Kejuaraan Asia 2025 di Jiangshan, Tiongkok.

Sekjen PB PABSI, Mayjen TNI Marinir (Purn) Djoko Pramono, mengapresiasi dukungan dari Pupuk Indonesia Grup dan menyebutnya sebagai faktor penting dalam pencapaian prestasi Indonesia di cabang olahraga angkat besi.

Djoko juga menyebutkan adanya tantangan baru dari perubahan regulasi kelas berat badan yang diterapkan oleh International Weightlifting Federation (IWF). Oleh karena itu, PB PABSI mulai menerapkan regulasi baru ini dalam Kejurnas tahun ini, sebagai langkah adaptasi pembinaan atlet.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman berharap kolaborasi antara Pupuk Indonesia Grup dan PB PABSI bisa terus berlanjut.

“Saya berharap kerja sama ini berlangsung jangka panjang dan prestasi di tingkat dunia, khususnya Olimpiade Los Angeles 2028, bisa ditingkatkan. Kita targetkan dua medali emas atau lebih,” kata Marciano.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *