Sembungankidul Hadirkan Lapangan Multifungsi, Dorong Aktivitas Positif dan Tekan Kenakalan Remaja

Lapangan multifungsi Desa Sembungankidul sebagai sarana olahraga dan ruang publik terpadu
Lapangan multifungsi Desa Sembungankidul sebagai sarana olahraga dan ruang publik terpadu

Gresik — Pemerintah Desa (Pemdes) Sembungankidul, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, resmi meresmikan lapangan multifungsi sebagai sarana olahraga dan ruang publik terpadu, Jumat (20/6/2025). Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda serta menekan kenakalan remaja di lingkungan desa.

Lapangan ini dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, terutama olahraga futsal dan bola voli, dan dirancang sebagai ruang inklusif yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga desa tanpa dipungut biaya.

“Lapangan ini kami bangun agar anak-anak muda tidak hanya nongkrong di warung kopi. Sekarang mereka bisa menyalurkan energi dan bakat mereka secara positif,” ujar Kepala Desa Sembungankidul, M. Munir Mukhlis.

Munir menegaskan, fasilitas ini tidak dikomersialkan dan dapat digunakan secara gratis oleh warga. Menurutnya, banyak remaja desa sebelumnya kesulitan mengakses fasilitas olahraga karena harus menyewa lapangan di luar desa.

“Dulu anak-anak harus keluar desa untuk latihan. Sekarang, mereka punya fasilitas sendiri. Siapa saja boleh main di sini,” imbuhnya.

Selain lapangan olahraga, area ini juga dilengkapi taman bermain anak yang berdampingan, menjadikannya ruang publik terpadu bagi semua kalangan.

“Anak-anak bisa bermain di taman, kakak-kakaknya olahraga. Semua terfokus di satu titik, ini jadi pusat aktivitas masyarakat,” jelas Munir.

Pemdes juga berencana mengembangkan area ini menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Munir berharap realisasi bantuan keuangan dapat membantu memperluas fasilitas yang sudah ada.

“Tahun ini kami rencanakan perluasan ruang hijau. Mudah-mudahan bantuan keuangan bisa cair, karena tahun lalu belum terealisasi,” katanya.

Camat Dukun, Gunawan Purna Atmaja, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap inisiatif Pemdes. Ia berharap lapangan ini bisa menjadi pemantik peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

“Semoga fasilitas ini bisa mendorong suasana desa yang lebih sehat, nyaman, dan produktif,” ujarnya.

Sebelumnya, kegiatan launching lapangan ditandai dengan senam bersama warga, termasuk para perempuan Desa Sembungankidul yang turut meramaikan suasana. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebangkitan semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam membangun desa lebih baik.

Dengan hadirnya lapangan dan taman terpadu ini, Sembungankidul bergerak maju menciptakan ruang inklusif yang mendukung pengembangan generasi muda, sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *