Gresik – Dunia pendidikan di Kabupaten Gresik kembali mencatat sejarah penting. Universitas Sunan Gresik (USG) resmi dibuka di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, pada Selasa, 20 Mei 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Kampus ini digagas oleh Ketua Fraksi PKB DPR RI, Dr. KH. Jazilul Fawaid, SQ., MA., dan diresmikan langsung dalam seremoni akbar yang dihadiri tokoh nasional dan pelaku industri.
Mengusung semangat “Kokoh, Melesat, Mendunia”, USG memulai langkah awalnya dengan menghadirkan 5 fakultas dan 22 program studi (prodi). Fakultas-fakultas tersebut meliputi Fakultas Bisnis, Humaniora dan Psikologi; Fakultas Kesehatan dan Ilmu Alam; Fakultas Teknik dan Kerekayasaan; Fakultas Vokasi; serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Keagamaan Islam.
Kepala Desa Kertosono, Mohamad Hazir Sa’dan, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran USG di desanya. “Alhamdulillah, dunia pendidikan di Desa Kertosono Sidayu semakin maju pesat dengan hadirnya Universitas Sunan Gresik. Semoga membawa manfaat besar bagi masyarakat. Terima kasih, Gus Jazil,” ujar kades alumni Ponpes Sunan Drajat Lamongan tersebut, Kamis (12/6/2025).
Acara peresmian USG dihadiri berbagai tokoh nasional, seperti Wakil Ketua MPR RI sekaligus CEO Lion Group Rusdi Kirana, Wamen Perindustrian Faisol Riza, serta sejumlah anggota DPR RI. Hadir pula para ketua DPRD dari berbagai kabupaten/kota dan pelaku industri besar di Gresik.
Gus Jazil menegaskan, momentum Hari Kebangkitan Nasional dipilih sebagai simbol lahirnya era baru pendidikan tinggi di Gresik. “USG menjadi tonggak sejarah baru untuk mencetak SDM unggul. Gresik sebagai daerah santri dan industri harus mampu menghasilkan lulusan yang siap pakai di dunia kerja,” tegasnya.
Menariknya, USG telah menyiapkan lahan seluas 50 hektare untuk mengembangkan technopark industri, perikanan, dan pertanian. Selain itu, antusiasme masyarakat juga sangat tinggi. Dalam sepuluh hari rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan, tercatat lebih dari 2.600 pelamar mendaftar.
Salah satu program unggulan USG adalah kerja sama strategis dengan Politeknik Kirana untuk Prodi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara. Mahasiswa akan menjalani pendidikan satu tahun di USG, lalu melanjutkan ke Politeknik Kirana, dan langsung mendapatkan ikatan dinas di Lion Air Group. Rusdi Kirana menegaskan, “Lulusan prodi ini akan kami tempatkan sebagai teknisi pesawat di Lion Group.”
Dalam peresmian itu, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si diperkenalkan sebagai Rektor pertama USG. Ia merupakan mantan Rektor Universitas Islam Malang (UNISMA). Maskuri menegaskan komitmennya menjadikan USG sebagai perguruan tinggi unggulan bertaraf global. “Kami akan kelola secara profesional, dengan standar mutu tinggi. Ini amanat besar,” ucapnya.
Wamen Perindustrian Faisol Riza juga menyambut baik hadirnya USG. Menurutnya, kampus ini memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem industri nasional. “USG bisa menjadi pusat pendidikan yang mendukung kebutuhan industri, khususnya di Gresik,” tegasnya.
Dengan dukungan kuat dari berbagai elemen bangsa, baik legislatif, eksekutif, hingga pelaku industri, Universitas Sunan Gresik diproyeksikan menjadi episentrum baru pendidikan tinggi di wilayah Pantura Jawa Timur, sekaligus menjawab tantangan zaman dengan menyiapkan generasi emas Indonesia yang profesional dan berdaya saing global.






