Gresik – Semangat sportivitas dan kreativitas generasi muda mewarnai pembukaan Kapolres Gresik Esports Competition 2026 yang digelar Polres Gresik dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen yang berlangsung di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Jumat (19/6/2026), menjadi ajang kompetisi sekaligus wadah pembinaan talenta esports di Kabupaten Gresik.
Kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi atlet-atlet esports asal Gresik untuk berlaga di ajang yang lebih tinggi, termasuk Esports Kapolri Cup 2026.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, pimpinan instansi vertikal, perwakilan dunia usaha, organisasi olahraga, serta ratusan peserta yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di dunia esports.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik H. Asluchul Alif, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Fadly Subur Karamaha, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Achmad Rifai, Ketua Pengadilan Agama Gresik Rusdiansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Disparekrafbudpora Gresik drg. Saifudin Ghozali, serta Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gresik.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, esports saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang diminati berbagai kalangan dan memiliki potensi besar dalam mencetak prestasi.
“Melalui kolaborasi Polres Gresik bersama Disparekrafbudpora dan ESI Kabupaten Gresik, kami ingin menghadirkan wadah yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan prestasinya,” ujar AKBP Ramadhan Nasution.
Ia menegaskan bahwa esports tidak hanya berbicara tentang permainan digital, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti kerja sama tim, strategi, disiplin, kekompakan, dan semangat pantang menyerah yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Puncak acara pembukaan ditandai dengan pernyataan resmi pembukaan turnamen oleh Kapolres Gresik.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Kapolres Gresik Esports Competition 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucapnya yang disambut tepuk tangan meriah para peserta dan undangan.
Kapolres juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan etika selama pertandingan berlangsung. Ia berharap kompetisi yang digelar selama dua hari tersebut mampu melahirkan atlet-atlet esports berbakat yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat regional maupun nasional.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Gresik yang menghadirkan kompetisi esports sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar komunitas esports dan generasi muda di Kabupaten Gresik.
“Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas esports. Mudah-mudahan seluruh peserta merasa senang dan kompetisi ini berjalan sukses hingga akhir,” kata Gus Yani.
Ia optimistis Gresik memiliki banyak talenta muda potensial di bidang esports yang mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami melihat banyak bakat esports di Gresik. Turnamen ini bisa menjadi langkah awal untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan Kapolres Gresik Esports Competition 2026, Polres Gresik tidak hanya memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung perkembangan olahraga digital serta membangun generasi muda yang kreatif, produktif, dan berprestasi.






