Pemdes Ngabetan Bentuk Koperasi Desa Merah Putih, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Musdes pembentukan Koperasi Merah Putih Pemerintah Desa (Pemdes) Ngabetan.
Musdes pembentukan Koperasi Merah Putih Pemerintah Desa (Pemdes) Ngabetan.

Gresik – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, resmi membentuk Koperasi Desa Merah Putih melalui Musyawarah Desa yang digelar baru-baru ini. Langkah ini menjadi upaya strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi berbasis kelembagaan dan potensi lokal.

Musyawarah desa tersebut menegaskan pentingnya koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap Instruksi Presiden (Inpres) No. 9 Tahun 2025 serta Surat Edaran Menteri Desa dan PDTT No. 6 Tahun 2025. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan usaha skala kecil dan mikro yang berkelanjutan.

Kepala Desa Ngabetan, Mohammad Taufiq, menjelaskan bahwa koperasi yang dibentuk akan berbeda dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), baik dari sisi operasional maupun pendekatan kelembagaan.

“Koperasi Merah Putih dimulai dengan identifikasi potensi desa agar program-programnya tepat sasaran dan berkelanjutan,” ungkap Taufiq, Kamis (19/6/2025).

Ia juga memastikan kesiapan teknis pendirian koperasi telah matang, mulai dari penyusunan rencana bisnis, proses pengurusan badan hukum (BHP), hingga pelatihan dan pendampingan kepada pengurus yang telah dibentuk melalui musyawarah khusus.

“Kami sudah membentuk pengurus, melengkapi pemberkasan, dan siap menjalankan operasional koperasi ini dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi, terutama untuk warga yang belum memiliki usaha, sekaligus memperkuat pelaku UMKM yang sudah berjalan di Desa Ngabetan.

Pembentukan koperasi ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk Ketua dan anggota BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan posyandu, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Darmawan, mengapresiasi langkah progresif Desa Ngabetan.

“Progres di Ngabetan sudah 100 persen. Nanti, dua syarat penting seperti akta pendirian dan SHB akan diserahkan serentak pada peringatan Hari Koperasi, 12 Juli mendatang,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa Gresik menjadi salah satu daerah paling siap dalam pembentukan Koperasi Merah Putih di Jawa Timur.

“Biaya akta dan SHB juga kita bantu lewat APBD melalui pos Belanja Tak Terduga (BTT). Harapannya, koperasi ini jadi motor penggerak ekonomi desa,” pungkas Darmawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *