Gresik – Sebagai bentuk pelestarian tradisi sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai luhur budaya desa, warga Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, menggelar tradisi Sedekah Bumi, Rabu (24/9/2025).
Pusat kegiatan dipusatkan di sebuah Sumur Kramat yang berada di Dusun Banyutami. Sumur ini diyakini sebagai sumber penghidupan masyarakat sekitar sekaligus memiliki nilai spiritual yang tinggi.
Sejak pagi, warga mendatangi sumur tersebut dengan penuh khusyuk. Mereka menggelar Khotmil Quran, pembacaan Ayat Kursi, Surah Yasin, serta doa bersama di sekitar sumber air yang hingga kini masih dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.
Rangkaian acara berlanjut pada malam hari dengan istighosah, ceramah agama, serta pembacaan doa. Tradisi ditutup dengan makan bersama dalam satu talam sebagai simbol kebersamaan.
Kepala Desa Banyuwangi, Hj. Siti Maslahah, menyampaikan bahwa Sedekah Bumi bukan sekadar ritual tahunan, melainkan juga sarana mempererat persatuan warga, khususnya di Dusun Banyutami.
“Kegiatan ini setiap tahun dipusatkan di Sumur Kramat yang ada di Dusun Banyutami. Alhamdulillah, sejak pagi hingga malam semua berjalan lancar. Warga sangat antusias, semoga ke depan bisa semakin meriah dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga maupun pemerintah desa,” ujar Siti Maslahah, Jumat (4/10/2025).
Hal senada juga disampaikan Shoin Sarkawi, Ketua Panitia Sedekah Bumi. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung kegiatan.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan kebaikan yang selalu menyertai Desa Banyuwangi,” ucapnya.
Sebagai informasi, Desa Banyuwangi di Kecamatan Manyar terdiri dari dua dusun, yakni Dusun Banyutami dan Dusun Banyuwangi, dengan total 13 RT di dalamnya.






