Selama 3 Hari, 650 Pelanggaran Lalu Lintas Terjadi di Gresik, Mayoritas Tak Pakai Helm

Satlantas Polres Gresik saat melakukan razia pelanggaran lalu lintas di jalan Wahidin Sudirohusodo.
Satlantas Polres Gresik saat melakukan razia pelanggaran lalu lintas di jalan Wahidin Sudirohusodo.

Gresik – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik mencatat sebanyak 650 pelanggaran lalu lintas selama periode 14 hingga 16 Juli 2025. Penindakan dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari tilang manual, sistem tilang elektronik (ETLE) statis dan mobile, hingga teguran langsung di lapangan.

Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera, menyampaikan bahwa penindakan ini dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik.

“Penindakan ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik,” ujarnya, Kamis (17/7/2025).

Berikut rincian metode penindakan:

  • Tilang manual: 129 pelanggaran

  • ETLE statis: 52 pelanggaran

  • ETLE mobile: 12 pelanggaran

  • Teguran: 457 pelanggaran

Jenis kendaraan yang paling banyak melakukan pelanggaran adalah sepeda motor dengan jumlah 475 unit. Diikuti oleh truk (124), minibus (35), mobil penumpang (10), dan pick up (6).

Jenis pelanggaran yang paling umum:

  • Tidak menggunakan helm: 264 pelanggar

  • Melanggar rambu lalu lintas: 315 pelanggar

  • Tidak menggunakan sabuk keselamatan: 4 pelanggar

  • Menggunakan handphone saat berkendara: 1 pelanggar

  • Berboncengan lebih dari dua orang: 1 pelanggar

  • Tata cara pemuatan barang yang salah: 12 pelanggar

  • Kendaraan tidak lengkap: 23 pelanggar

  • Tidak membawa STNK: 8 pelanggar

  • Tidak membawa SIM: 21 pelanggar

  • Mobil barang digunakan untuk mengangkut orang: 1 pelanggar

AKP Rizki menegaskan bahwa Polres Gresik akan terus melakukan operasi dan penindakan sebagai upaya mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib.

“Kami akan terus melakukan penindakan, baik secara manual maupun melalui sistem elektronik, demi menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *